Tahun Baru Islam, Wamenag Ajak Umat Tingkatkan Kepedulian di Tengah Pandemi Corona

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Kamis 20 Agustus 2020 13:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 20 337 2264954 tahun-baru-islam-wamenag-ajak-umat-tingkatkan-kepedulian-di-tengah-pandemi-corona-4SIv5Qrn5X.jpg Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid (foto: Sindonews.com)

JAKARTA - Wakil Menteri Agama (Wamenag), Zainut Tauhid Sa'adi mengajak kepada umat Islam Indonesia untuk mengungkapkan rasa syukur di momen tahun baru Islam 1442 Hijriah.

Ia pun mengajak umat Islam dapat meningkatkan amal kebajikan agar dapat memberikan kemanfaatan sebesar-besarnya bagi umat manusia, bangsa dan negara.

"Selain bersyukur dan berdoa, penting juga melakukan refleksi diri dan muhasabah untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT agar kita menjadi makhluk yang beriman dan bertaqwa," kata Zainut dalam keterangannya, Kamis (20/8/2020).

 Pawai Obor

Ia juga mengajak kepada seluruh elemen bangsa Indonesia agar menjadikan Tahun Baru Islam 1442 Hijriah sebagai tahun solidaritas dan kepedulian sosial terhadap sesama.

"Untuk hal tersebut kami mengimbau kepada para aghniya', dermawan, dan pengusaha untuk menggalang kesetiakawanan sosial dalam rangka membantu meringankan beban masyarakat yang menjadi korban dan yang terdampak pandemi virus corona, agar masyarakat bisa selamat dan bangkit kembali ekonominya," kata dia.

Waketum MUI juga meminta kepada pemerintah untuk bekerja lebih sistematis, terencana dan terprogram dalam menangani wabah Covid - 19, agar jumlah korban tidak semakin bertambah dan penanganan terhadap masyarakat yang terdampak juga dapat segera diselamatkan, sehingga aktifitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Selain itu, Zainut mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya para tokoh bangsa untuk lebih mengedepankan sikap kenegarawanan, mendahulukan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi dan golongan, membangun persaudaraan sejati, menciptakan kehidupan masyarakat yang rukun, harmonis, saling menghormati, mencintai dan menolong dalam semangat persaudaraan kebangsaan.

"Terlebih pada musim pandemi wabah Covid-19 saat ini, kami mengajak semua pihak untuk bersatu padu, bahu membahu, dan bekerja sama mengatasi musibah pandemi virus corona," tutur dia.

Zainut juga mendorong agar elit bangsa untuk bisa menahan diri dalam mengekspresikan hak konstitusionalnya. Termasuk dalam menyampaikan pendapat agar tidak membuat suasana semakin panas dan penuh dengan kecurigaan.

Menurut dia, perbedaan pendapat tidak harus diwarnai dengan saling menjelekkan, memfitnah, menyebarkan hoaks dan ujaran kebencian.

"Karena hal tersebut selain tidak memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat, juga dapat menimbulkan gesekan dan retaknya bangunan kebangsaan. Jadikanlah perbedaan pendapat sebagai rahmat untuk saling menghormati dan memuliakan agar ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathaniyah tetap terpelihara," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini