Mahfud MD Sebut Sejak Merdeka Kemiskinan Terus Menurun, Tapi saat Covid-19 Naik Lagi

Riezky Maulana, iNews · Selasa 18 Agustus 2020 23:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 18 337 2264168 mahfud-md-sebut-sejak-merdeka-kemiskinan-terus-menurun-tapi-saat-covid-19-naik-lagi-O5if8uGuCS.jpg Menko Polhukam Mahfud MD (Foto: Okezone.com/Dede)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut sejak Indonesia merdeka di Tahun 1945 angka kemiskinan semakin menurun. Lantas dia pun mengkomparasikan kemiskinan yang ada di tiap periode kepemimpinan.

Dia mengatakan, saat zaman kolonial, hampir semua masyarakat Indonesia berada di garis kemiskinan. Sedangkan, ketika zaman Orde Baru (Orba) di Tahun 1966, angka kemiskinan mencapai angka 56 persen.

"Karena Indonesia merdeka, jumlah orang miskin terus menerus turun. Di zaman kolonial hampir semuanya miskin, awal Orba (1966) 56 persen miskin," kata Mahfud dalam akun twitter pribadinya @mohmahfudmd, Selasa (18/8/2020).

Secara perlahan, dia menuturkan, angka kemiskinan itu terus menerus turun. Saat masa awal reformasi 1998, angka kemiskinan tercatat sebesar 18 persen. Namun, saat pandemi Covid-19, tingkat kemiskinan kembali naik.

"Akhir pemerintahan SBY (2014) 12 persen miskin, akhir periode I JKW 2019 9 persen miskin. Musim Covid-19 (2020) naik jadi 9,7 persen," tuturnya.

Dia membenarkan di Indonesia orang miskin, korup dan ketidakadilan masih tergolong banyak. Menurutnya, selain jumlah orang miskin yang turun, ada konsistensi yang mengarah ke hal baik lain dari tiap waktunya, yakni jumlah masyarakat yang bersekolah kian banyak.

Baca Juga : Ketika Odong-Odong Kena Razia Masker di Kota Bogor

Baca Juga : 7 Istilah Baru Dalam Penanganan Covid-19

"Benar di Indonesia masih banyak orang miskin, masih banyak korupsi, masih banyak ketidakadilan. Tapi ada konsistensi kemajuan dari waktu ke waktu. Bukan hanya jumlah orang miskin yang konsisten turun tapi jumlah orang yang bisa bersekolah juga naik," tuturnya.

Dia pun mengajak agar masyarakat Indonesia menjaga dan merawat kemerdekaan yang telah diraih. Menurutnya, dengan adanya kemerdekaan, maka masyarakar dibebaakan untuk bermimpi dan meraihnya, tidak seperti zaman penjajahan dulu.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini