Ada 9 Poin Krusial RUU Ciptaker yang Akan Didalami DPR dan Serikat Buruh

Kiswondari, Sindonews · Selasa 18 Agustus 2020 19:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 18 337 2264103 ada-9-poin-krusial-ruu-ciptaker-yang-akan-didalami-dpr-dan-serikat-buruh-U3j8y53EMR.jpg Wakil Ketua Baleg DPR RI, Willy Aditya. (Foto : dpr.go.id)

JAKARTA – Badan Legislasi (Baleg) DPR dan sejumlah perwakilan serikat buruh sepakat membantuk Tim Perumus (Timus) yang akan membahas sejumlah pasal krusial dalam klaster ketenagakerjaan dalam Rancangan Undang-Undang Omnibus Law tentang Cipta Kerja (RUU Ciptaker). Ada 9 poin yang akan didalami bersama dalam Timus ini.

“Yang masih menjadi catatan tentang standar masuknya izin TKA (tenaga kerja asing), kedua soal upah, job security dan lain-lain sebagainya. Ada sembilan poin yang akan didalami tanggal 20-21 oleh teman-teman serikat,” kata Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Willy Aditya usai pertemuan tertutup antara Pimpinan DPR, Pimpinan Baleg, Pimpinan Panja RUU Ciptaker dan perwakilan sejumlah serikat buruh di Kompleks Parlemen Senayna, Jakarta, Selasa (18/8/2020).

Willy menjelaskan, serikat buruh sudah menawarkan catatan-catatan terkait klaster ketenagakerjaan RUU Ciptaker tinggal nanti disandingkan dengan poin-poin yang disampaikan pemerintah dalam pembahasan tripartit pemerintah dengan serikat buruh lain dalam Tim Teknis.

“Toh itu baru pembahasan. Nanti tahap berikutnya akan dibahas bersama dengan pemerintah lagi,” ujarnya.

Menurutnya, ada ada dua kali pembahasan. Pertama, pembahasan Timus antara Baleg DPR dan serikat buruh pada 20-21 Agustus. Kedua, hasilnya akan dipresentasikan kepada pimpinan DPR, kemudian ini akan menjadi kesepakatan dan kesepahaman bersama.

“Baru nanti akan dibahas di Baleg,” ucap Willy.

Ia menegaskan, sejak awal DPR tidak menetapkan target pembahasan RUU Ciptaker, DPR akan membahas apa yang berkembang di masyarakat. Secara umum, proses di Panja Baleg bersama pemerintah sudah menyelesaikan 100 DIM (daftar inventarisasi masalah) dari 2.000-an DIM dan pembahasan dilakukan terbuka sehingga publik bisa tahu kapan kira-kira akan selesai.

“Bab III yang paling banyak, lalu bab IV, bab VIII, bab IX, dan bab X. Jadi itu hal-hal substansi yang benar-benar melibatkan pikiran, bahkan di antara kementerian aja banyak yang berbeda. Itu yang kemudian kita dudukan bersama,” katanya.

Baca Juga : Baleg DPR-Serikat Pekerja Bentuk Tim Perumus Bahas RUU Ciptaker

Willy menambahkan, Timus ini terdapat 18 serikat buruh. Selain serikat buruh yang terlibat dalam Timus, pimpinan DPR akan mengundang serikat buruh yang ikut rapat bersama dengan pemerintah atau dalam artian, serikat buruh yang setuju terhadap RUU ini. Mereka akan diundang pada Rabu (21/8).

“Jadi kita ini cover both sides. Kiri diterima, kanan diterima. Semuanya representasi dan keinginan dari serikat kita dengarkan keduanya,” tuturnya.

Baca Juga : Ketua DPR Berambisi Rampungkan 37 RUU, Salah Satunya Omnibus Law Ciptaker

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini