KPK Masih Optimis Buru Harun Masiku

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Selasa 18 Agustus 2020 19:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 18 337 2264090 kpk-masih-optimis-buru-harun-masiku-3n6nPP5att.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih optimis dalam memburu tersangka kasus permohonan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI periode 2019-2024, Harun Masiku. Mantan caleg PDIP itu telah menjadi buronan KPK kurang lebih enam bulan.

"Terhadap Harun masiku kita masih tetap optimis dengan telah melakukan koordinasi, dan kerjasama dengan aparat penegak hukum kepolisian untuk tetap melakukan pencarian dan memburu kepada yang bersangkutan (Harun Masiku)," ujar Wakil Ketua KPK, Lili Pantauli Siregar kepada wartawan, Selasa (18/8/2020).

Lili juga menegaskan, pihaknya akan terus mencari Harun Masiku melalui koordinasi dengan para penegak hukum. Dan akan menindaklanjuti perkara dari Harun bila tertangkap nantinya.

 Harun Masiku

"Sampai kemudian yang bersangkutan ditemukan dan kemudian kasusnya akan segera kita tindaklanjuti," tegasnya.

Diketahui, KPK telah memperpanjang masa pencegahan keluar negeri bagi Harun Masiku selema enam bulan ke depan terhitung sejak Jumat 10 Juli 2020. Masa pencegahan keluar negeri itu diperpanjang karena KPK tak kunjung menangkap Harun Masiku.

Perpanjangan larangan keluar negeri berlaku terhitung sejak tanggal 10 Juli 2020 dan berlaku sampai dengan 6 bulan ke depan.

"Surat permohonan perpanjangan larangan bepergian ke luar negeri tersebut telah KPK kirimkan ke Ditjen Imigrasi Kemenkumham," jelasnya.

KPK telah menetapkan mantan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan sebagai tersangka penerima suap terkait penetapan anggota DPR-RI Terpilih tahun 2019-2024.

Selain Wahyu, KPK juga menetapkan tiga orang lainnya sebagai tersangka yakni sebagai penerima Mantan Anggota Badan Pengawas Pemilu yang juga orang kepercayaan Wahyu yakni Agustiani Tio Fridelina, dan sebagai pihak pemberi mantan Caleg dari PDIP Harun Masiku dan pihak swasta Saeful.

Dalam kasus ini, Wahyu meminta kepada caleg PDIP Harun Masiku sebesar Rp 900 juta, agar Harun dapat ditetapkan oleh KPU sebagai anggota DPR menggantikan caleg terpilih dari PDIP atas nama Nazarudin Kiemas yang meninggal dunia pada Maret 2019.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini