JK: Tantangan saat Ini Melepaskan Bangsa dari Covid-19!

Dita Angga R, Sindonews · Senin 17 Agustus 2020 13:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 17 337 2263396 jk-tantangan-saat-ini-melepaskan-bangsa-dari-covid-19-Oeo0pKgHap.jpg foto: Okezone

JAKARTA - Mantan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) menghadiri peringatan Hari Kemerdekaan ke-75 secara virtual. JK berpesan, setiap masa di suatu bangsa pasti memiliki perjuangannya masing-masing.

(Baca juga: Sisi Lain Istana saat Perayaan Kemerdekaan RI di Tengah Pandemi)

Dimana di tahun 1920-1930an merupakan masa mencari identitas kebangsaan. Setelah itu, pada 1945 merupakan tahun kemerdekaan RI. Tahun selanjutnya diisi untuk berjuang mewujudkan kemajuan, kemakmuran dan pembangunan.

“Sekarang ini tantangannya lain lagi, bagaimana melepaskan bangsa ini dari Covid-19 yang membahayakan. Jadi semua masa-masa perjuangan yang beda. Semua harus dilaksanakan sebaik-baiknya,” ujarnya dikutip dari video unggahan Biro pers Setpres, Senin (17/8/2020).

Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) ini juga prihatin dengan adanya pandemi Covid-19. Menurutnya dibutuhkan kedisiplinan untuk terhindar dari penularannya.

“Sekarang tentu kita prihatin. Prihatin karena Covid-19 ini menjadi bagian upaya kita untuk mengendalikannya karena bisa menulari orang-orang yang tidak disiplin. Karena itu dibutuhkan kedisiplinan yang baik untuk bangsa ini,” ujarnya.

 

Dalam kesempatan ini, JK juga berpesan untuk generasi muda agar dapat terus belajar dan memiliki pengalaman sebaik mungkin.Menurutnya jangan karena generasi muda maka seakan-akan mengetahui banyak hal.

“Jadi harus belajar yang baik, harus beprngalaman dengan baik dan berinovasi dengan baik,” tuturnya.

Menurutnya, bahwa setiap orang di negara ini mempunyai kesempatan yang sama selama kreatif dan inovatif.

Kedua hal ini merupakan spirit untuk maju. Dia pun berharap agar Indonesia maju dan makmur di usianya yang ke75. Hal ini sebagaimana tercantum dalam konstitusi UUD 1945.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini