Ketua KPK : Indonesia Benar-Benar Merdeka, Jika Bebas dari Korupsi

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Senin 17 Agustus 2020 11:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 17 337 2263261 ketua-kpk-indonesia-benar-benar-merdeka-jika-bebas-dari-korupsi-Y4NrwpN0L4.jpg Ketua KPK, Firli Bahuri. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri, turut memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Indonesia Ke-75. Menurutnya makna merdeka bagi bangsa Indonesia yakni harus benar-benar bersih dari tindak pidana korupsi.

"Saya berpendapat bahwa Merdeka itu ketika bangsa dan negara kita benar-benar bersih dan bebas dari segala bentuk Korupsi," ujar Firli dalam keterangan tertulisnya, Senin (17/8/2020).

Firli berharap di momen ini semua pihak dapat berkomitmen memberantas korupsi dengan semangat kemerdekaan.

"Dengan semangat Kemerdekaan Ke-75 Republik Indonesia, mari, kita semua, seluruh anak bangsa di negeri ini, harus terus berkomitmen untuk memberantas korupsi," jelasnya.

BACA JUGA: HUT RI, Jusuf Kalla: Kerja Keras Untuk Mencapai Negara yang Adil dan Makmur

Berbicara penegakan hukum, KPK sudah tentu tidak dapat berjalan sendiri melakukan tugas dan kewajibannya sebagai ujung tombak pemberantasan korupsi di negeri ini.

Peran aktif serta dukungan seluruh eksponen bangsa sangat diperlukan dalam perang melawan laten korupsi dan perilaku koruptif yang telah menjadi penyakit kronis di republik ini.

"Nilai-nilai perjuangan para pejuang kemerdekaan mereka, adalah pelajaran berharga yang tak lekang oleh waktu apalagi tergerus perkembangan zaman sehingga selalu dapat dijadikan pelecut semangat bagi bangsa ini untuk menyelesaikan ragam persoalan yang datang silih berganti, serta permasalahan mendasar di republik ini yaitu laten korupsi dan perilaku koruptif yang berurat akar di setiap sendi kehidupan bangsa," kata Firli.

BACA JUGA: Presiden Jokowi: Perjuangan Pahlawan Adalah Perjuangan Kami Pula

Maka dari itu, dengan andil segenap anak bangsa yang memiliki integritas kuat dengan moral, etika serta nilai-nilai agama, ketuhanan dan kejujuran menjadi karakter, ditambah tiga strategi pemberantasan korupsi KPK yaitu pendekatan pendidikan masyarakat untuk membentuk mindset dan culture set baru antikorupsi, pendekatan pencegahan yang tujuan utamanya menghilangkan kesempatan dan peluang untuk korupsi, dan pendekatan penindakan.

Ketiganya adalah core business KPK dalam pemberantasan korupsi serta dilaksanakan secara holistik, integral sistemik, dan berkelanjutan sehingga perang dan menang melawan penjajah bernama korupsi bukanlah sekadar mimpi atau impian, namun dapat terwujud nyata sehingga Indonesia bersih dari segala bentuk korupsi.

Firli mengatakan bahwa negara ini telah memberinya segalanya, dan inilah saat baginya untuk membayar semua itu bagi negara dan rakyat Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini