Nawawi ke Anak Amien Rais: Mas Tolong Patuhi Aturan!

Muhamad Rizky, Okezone · Sabtu 15 Agustus 2020 08:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 15 337 2262623 nawawi-ke-anak-amien-rais-mas-tolong-patuhi-aturan-mBjJCJPF3q.jpg Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango/ Sindonews

JAKARTA - Wakil Ketua KPK Nawawi Pamolango angkat bicara terkait insiden cekcok dengan anak Amien Rais, Ahmad Mumtaz Rais dalam penerbangan Garuda Indonesia GA 643 rute Gorontalo-Makasar-Jakarta pada Rabu 13 Agustus 2020 lalu.

Nawawi mengatakan dirinya menyerahkan peristiwa tersebut kepada pihak yang berwajib sebagaimana laporan yang sudah dilakukannya di Bandara Soekarno-Hatta.

(Baca juga: Penjelasan KPK soal Cekcok Anak Amien Rais-Nawawi di Pesawat Garuda)

"Jadi saya pikir, biarlah apa yang telah saya sampaikan ke pihak Polres Bandara Soetta, menjadi kompetensi pak kapolres dan jajarannya untuk menindaklanjutinya," kata Nawawi kepada wartawan, Sabtu (15/8/2020).

Nawawi pun menjelaskan kenapa peristiwa tersebut terjadi hingga berujung sampai laporannya kepada pihak kepolisian. Ia menjelaskan bahwa pada saat insiden terjadi ia duduk sebaris dengan Mumtaz yang berada di kursi 6A sementara dirinya di 6K.

"Komunikasi telepon yang dilakukan yang bersangkutan berlangsung disaat pesawat sedang melakukan pengisian bahan bakar di Bandara Makasar," ungkapnya.

Kemudian kata Nawawi, Mumtaz juga berkomunikasi dengan suara yang keras saat diingatkan oleh awak kabin pesawat sehingga mengganggu kenyamanan dirinya selaku penumpang pesawat.

Karena itu kata Nawawi dia ikut mengingatkan Mumtaz dan itu disampaikan setelah upaya berulang awak kabin untuk meminta yang agar Mumtaz berhenti menelpon namun tidak diindahkan.

"Kalimat awal yang saya ucapkan untuk ikut mengingatkan yang bersangkutan hanyalah, 'mas, tolong dipatuhi aja aturannya," tutur Nawawi.

Sayangnya Mumtaz tidak juga mengindahkan hingga terjadi perselisihan. Nawawi membantah jika perselisihan tersebut selesai di pesawat dan akhirnya mengadukan ke pihak kepolisian.

"Saya hanya menyampaikan, saya akan meneruskan urusannya ke pihak berwenang di bandara, jadi yang bersangkutan sangat mengetahui kalau saya akan menyampaikan laporan tersebut," bebernya.

"Ada pihak lain yang merupakan teman yang bersangkutan yang saat hendak turun pesawat mengucapkan permohonan maaf, tapi yang bersangkutan sendiri telah buru-buru turun tanpa tegur sapa apapun," tandasnya.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini