Diduga Hendak Rusuh, Ratusan Pendemo Aksi Tolak RUU Omnibus Law Ditangkap

Muhamad Rizky, Okezone · Jum'at 14 Agustus 2020 21:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 14 337 2262522 diduga-hendak-rusuh-ratusan-pendemo-aksi-tolak-ruu-omnibus-law-ditangkap-xNDcY7FEuG.jpg Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri (foto: Okezone.com)

JAKARTA - Ratusan orang ditangkap saat hendak mengikuti aksi unjuk rasa tolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2020).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus membenarkan adanya penangkapan tersebut. Ratusan orang tersebut diamankan diberbagai lokasi setelah terkena razia petugas saat hendak mengikuti aksi.

"Jadi gini yang diamankan ini orang-orang yang kena razia. Jadi kita kan memang melakukan razia di semua titik yang akan masuk ke daerah demo tersebut, ini rata yang kita amankan semuanya sekitar hampir seratusan lebih," kata Yusri di Polda Metro Jaya.

 Omnibus Law

Namun kata Yusri, dari ratusan orang tersebut hanya delapan orang yang masih di Polda Metro Jaya untuk didalami lantaran terkait unsur pidana membawa molotov hingga senjata tajam.

"Sekarang sudah pulang semua. Ada 8 (orang) yang sekarang kita dalami. Delapan ini yang masih ada unsur pidana yang masih ada sekarang ini, misal ada yang bawa bom molotov dan ketapel," ungkapnya.

Yusri menduga kedelapan orang tersebut bukan massa yang ingin mengikuti aksi unjuk rasa melainkan hanya ingin membuat kericuhan.

"Tapi mereka-mereka ini bukan yang mau melakukan demo. Memang mau rusuh. Bahkan ada bendera bendera anarko dibawa. Ada yang bawa batu, botol, ketapel," bebernya.

Anarko merupakan kelompok yang memiliki sebuah paham segala bentuk negara dan kekusaan hanya akan menimbulkan penindasan. Karena itu aksi-aksi yang kerap mereka lakukan cenderung anarkis.

Kabar penangkapan ratusan orang tersebur juga disampaikan akun sosial media twitter @YLBHI. Namun mereka menyebut bahwa ratusan orang yang ditangkap merupakan bagian dari massa aksi.

"Koordinasi dengan Kapolres Jakarta Pusat untuk pembebasan sejumlah rekan-rekan yang ditangkap. Informasi terakhir sekitar 100an orang ditahan di Polda Metro Jaya," tulis akun tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini