Rusia Klaim Vaksin Corona Pertama, Apakah Indonesia Harus Beli?

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Jum'at 14 Agustus 2020 07:35 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 14 337 2261960 rusia-klaim-vaksin-corona-pertama-apakah-indonesia-harus-beli-cs5nAYNi01.jpg ilustrasi. (RFI)

JAKARTA – Rusia telah mengklaim bahwa menjadi negara pertama di dunia yang mendaftarkan vaksin virus corona atau Covid-19.

Terkait hal itu, Pakar Epidemiolog dari Universitas Airlangga (Unair) Laura Navila Yamani mengatakan, klaim yang diutarakan Rusia ini adalah hal wajar, mengingat seluruh dunia berlomba mencari vaksin Covid-19.

“Saya rasa seluruh negara di dunia pasti akan mengupayakan penemuan dari vaksin kemudian tidak mungkin hanya satu kandidat dan bisa ratusan yang ada di dunia mungkin,” ujar Laura saat dihubungi Okezone di Jakarta, Jumat (14/8/2020).

Lalu jika sudah ditetapkan, apakah Indonesia harus membeli vaksin itu?

Menurut Laura, jika nantinya Rusia menawarkan vaksin ke Indonesia maka alangkah baiknya dilakukan uji klinis terlebih dahulu sebelum membelinya.

Ini menurut Laura sangat perlu dilakukan agar mengetahui apakah vaksin tersebut efektif untuk masyarakat Indonesia.

“Kalau misalkan menawarkan karena dia sudah mengklaim, menurut saya sih bisa-bisa aja melakukan uji klinis di Indonesia sebelum membeli. Tapi kan harus dibuktikan dulu apakah efektif untuk ras orang Indonesia,” tutur Laura.

Presiden Vladimir Putin pada Selasa (11/8/2020) mengumumkan Rusia menjadi negara pertama di dunia yang mendaftarkan vaksin Covid-19. Putin menyebut langkah itu sebagai sebuah "langkah yang sangat penting bagi dunia".

Putin mengatakan bahwa vaksin yang dikembangkan oleh Rusia, Gamaleya Research Institute dan Binnopharm itu bekerja dengan cukup efektif dan membentuk kekebalan yang stabil. Sementara itu dia juga meminta Menteri Kesehatan Mikhail Murashko untuk terus memberikan informasi mengenai vaksin tersebut.

Baca Juga : Satgas Sebut Ketersediaan Tempat Tidur RS untuk Covid-19 Masih Terkendali

“Saya berharap dalam waktu dekat kami dapat memulai produksi massal obat ini, yang sangat penting," kata Presiden sebagaimana dilansir Sputnik.

Baca Juga : Erick Thohir Sebut Bangsa Lain Kaget Lihat Indonesia Berhasil Uji Vaksin

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini