Jokowi Berikan 22 Bintang Tanda Jasa pada Petugas Medis yang Gugur Karena Corona

Fahreza Rizky, Okezone · Kamis 13 Agustus 2020 08:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 13 337 2261407 jokowi-berikan-22-bintang-tanda-jasa-pada-petugas-medis-yang-gugur-karena-corona-sQXSnqLlr2.jpeg Presiden Joko Widodo (Foto : Biro Pers Setpres)

JAKARTA - Juru Bicara Presiden RI, M. Fadjroel Rachman mengatakan pemerintah memberikan penganugerahan 22 bintang tanda jasa, yakni 9 Bintang Jasa Pratama dan 13 Bintang Jasa Nararya kepada tenaga medis yang gugur karena merawat pasien Covid-19.

Hal tersebut diberikan sebagai bentuk duka cita mendalam dan penghormatan tertinggi negara terhadap seluruh tenaga medis yang menjadi garis depan penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia.

"Duka cita mendalam disampaikan juga kepada keluarga para tenaga medis yang wafat tersebut, serta kepada rekan sejawat seprofesi yang hingga saat ini masih berjibaku merawat pasien Covid-19. Tanpa kenal lelah, dengan panggilan kemanusiaan tanpa sekat apapun, seluruh tenaga medis telah berjasa dalam menangani pandemi Covid-19 dengan penuh dedikasi dan profesional," ujar Fadjroel dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, Rabu (13/8/2020).

Penyerahan 22 bintang jasa akan dilakukan Presiden Joko Widodo kepada perwakilan tenaga medis yang telah gugur. Penyerahan 22 bintang jasa itu merupakan tahap pertama, yang akan dilanjutkan dengan tahap berikutnya dengan bintang jasa dan santunan yang sama kepada tenaga medis yang gugur.

"Presiden Joko Widodo mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran di daerah maupun pusat dan tetap memerintahkan penanganan Covid-19 yang lebih masif mengedepankan strategi intervensi berbasis lokal dan kampanye disiplin penggunaan masker, menjaga jarak, mencuci tangan karena bahaya Covid-19 belum berlalu," kata Fadjroel.

Baca Juga : Gubernur Anies Akan Jelaskan Perpanjangan PSBB Transisi Fase I Hari Ini

Baca Juga : Terungkap Siasat Djoko Tjandra Terbang Naik Pesawat Komersil

Pemerintah bekerja keras menangani pandemi Covid-19 dan kehidupan sosial ekonomi rakyat Indonesia melalui Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Termasuk mempercepat keberadaan vaksin Covid-19 melalui kerjasama BUMN Biofarma dengan pihak lain, serta Vaksin Merah Putih melalui Lembaga Eijckman.

"Seluruh Gotong royong kebangsaan dan kemanusiaan 267 juta rakyat Indonesia adalah kunci disiplin penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional untuk keselamatan, kesehatan dan keberlanjutan hidup seluruh rakyat Indonesia," pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini