Pilkada Serentak 2020 Banyak Disoroti Soal Dinasti Politik

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Kamis 13 Agustus 2020 06:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 13 337 2261343 pilkada-serentak-2020-banyak-disoroti-soal-dinasti-politik-x6XJ7PoLvl.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

JAKARTA - Pilkada serentak akan berlangsung di 270 daerah yang akan berlangsung pada 9 Desember 2020 mendatang.

Pengamat komunikasi politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio mengatakan, bahwa kontestasi Pilkada serentak 2020 ini tidak akan mendapat banyak calon kuat yang akan maju berkontestasi.

Menurut dia, Pilkada serentak 2020 hanya akan mendapat sorotan publik di daerah-daerah yang mempunyai calon terkait dinasti politik seperti di Tangsel, Solo, Medan, dan Kediri.

"Kalau 2020 (tidak banyak calon kuat). Tidak terlalu banyak (sorotan). Yang jadi pusat perhatian itu Tangsel, Medan, Solo. Sama Kediri. Yang memang menjadi titik poin karena terkait dengan dinasti politik," kata Hendri saat dihubungi Okezone, Kamis (13/8/2020).

 Pilkada 2020

Di Pilwalkot Tangsel putri Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Siti Nur Azizah maju sebagai calon wali kota. Kemudian, keponakan Menhan Prabowo Subianto, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo yang maju sebagai cawali kota Tangsel mendampingi Muhamad yang merupakan Sekda Pemkot Tangsel.

Kemudian, di Pilwalkot Solo ada anak Presiden Joko Widodo, Gibran Raka Buming Raka yang mau sebagai calon wali kota. Selain itu, mantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution juga diketahui mencalonkan diri sebagai calon wali kota Medan.

Terakhir ada putra Seskab Pranomo Anung, Hanindhito Himawan Pramono yang maju dalam Pilwalkot Kediri.

"Tapi yang lain tidak terlalu menarik seperti Sumbar, Bengkulu, Jambi itu kurang menarik. Sulawesi Utara juga tidak terlalu menarik. Tapi kalau perhatian nasional itu Solo dan Medan karena ada anak Presiden dan mantu Presiden," tandasnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini