Pandemi Covid-19, Peringatan Hari Pramuka ke-59 Diadakan Secara Virtual

Dita Angga R, Sindonews · Rabu 12 Agustus 2020 16:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 12 337 2261096 pandemi-covid-19-peringatan-hari-pramuka-ke-59-diadakan-secara-virtual-J0WD2e8mYP.jpg Foto: Biro Setpres

JAKARTA – Peringatan Hari Pramuka ke-59 pada tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Jika Hari Pramuka diperingati setiap tanggal 14 Agustus, kali ini digelar lebih cepat dari biasanya yakni tanggal 12 Agustus 2020.

Upacara Peringatan Hari Pramuka biasanya juga digelar di lapangan terbuka, namun pada tahun ini diselenggarakan secara virtual. Nampak Presiden Joko Widodo (Jokowi) berada di Istana Negara. Sementara Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Pramuka Budi Waseso ada di Gedung Pandan Sari Taman Rekreasi Wiladatika.

Ketua Kwarnas Pramuka Budi Waseso mengatakan, alasan Peringatan Hari Pramuka Dipercepat adalah karena menyesuaikan agenda Presiden Jokowi. Pasalnya pada tanggal 14 mendatang Presiden Jokowi harus menyampaikan pidato kenegaraan di Gedung DPR/MPR.

“Sejak pertama kali hari pramuka diperingati pada tanggal 14 Agustus 1941. Kami mengetahui bapak presiden di tanggal 14 agustus ada agenda pidato kenegaraan di DPR/MPR. Maka kami menyadari hal itu,”ujarnya.

“Dan kami mengusulkan acara Hari Pramuka pada tanggal 12 Agustus 2020. Sehingga bapak presiden dapat hadir dan memberikan pengarahan dengan tidak mengurangi makna Hari Pramuka,” sambungnya.

Menurutnya, upacara yang digelar secara virtual juga bukan tanpa alasan. Dia mengatakan langkah ini diambil karena menyesuaikan kondisi saat ini yang masih di tengah pandemi covid.

“Peringatan Hari Pramuka ke 59 tahun dengan menyesuaikan pada keadaan pandemi yaitu secara daring,” ungkapnya.

Selain jajaran Kwarnas, upacara virtual itu juga diikuti 34 Kelompok Peserta Kwartir Daerah, 11 Kelompok Pimpinan Satuan Karya Pramuka Tingkat Nasional, 3 Kelompok Satuan Komunitas Pramuka di tingkat nasional, 66 Kelompok Mitra Kwartir Nasional, 200 Kelompok Peserta Kwartir Cabang, 11 Gudep Luar Negeri.

“Semua mengikuti dengan protokol kesehatan secara ketat. Dengan jumlah peserta maksimal 50 orang,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini