6 Calon Hakim Agung TUN Lolos Seleksi Administrasi

Sabir Laluhu, Koran SI · Rabu 12 Agustus 2020 13:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 12 337 2260972 6-calon-hakim-agung-tun-lolos-seleksi-administrasi-mR2krBaDur.jpg Komisi Yudisial (Foto: Ist)

JAKARTA - Komisi Yudisial (KY) memastikan ada enam orang yang lolos tahap seleksi calon Hakim Agung Kamar Tata Usaha Negara (TUN) Mahkamah Agung (MA) khusus pajak serta 76 calon hakim adhoc tindak pidana korupsi (tipikor) di MA dan 35 orang calon hakim adhoc hubungan industrial di MA yang juga lolos seleksi administrasi.

Hasil seleksi administrasi tertuang dalam tiga salinan pengumuman terpisah dengan masing-masing lampiran terpisah juga. Tiga pengumuman ditandatangani Ketua KY Jaja Ahmad Jayus tertanggal 11 Agustus 2020.

Pertama, Pengumuman Nomor: 04/PIM/RH.01.02/08/2020 tentang 'Hasil Seleksi Administrasi Calon Hakim Agung Kamar Tata Usaha Negara Republik Indonesia Tahun 2020'. Pada pengumuman ini tercantum ada enam orang calon Hakim Agung TUN yang lolos tahap seleksi administratif.

Baca Juga: Komisi Yudisial Buka Seleksi Tiga Kategori Calon Hakim untuk Mahkamah Agung 

Mereka yakni Dekan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) Budiman Ginting, advokat kantor Law Firm Eddhi Sutarto and Partner Eddhi Sutarto, dosen Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar Lauddin Marsuni, hakim tinggi Badan Pengawasan MA Mustamar, hakim tinggi Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Medan AK Setiyono, dan hakim pada Pengadilan Pajak Triyono Martanto.

"Calon Hakim Agung yang namanya tercantum di atas berhak mengikuti Seleksi Tahap II (Seleksi Kualitas) yang akan dilaksanakan pada tanggal 24 sampai dengan 25 Agustus 2020 secara daring melalui website poster.setneg.go.id," ujar Jaja Ahmad Jayus seperti tercantum di dalam salinan pengumuman, sebagaimana dikutip di Jakarta, Rabu (12/8/2020).

Pada salinan Pengumuman Nomor: 05/FIM/RH.04/08/2020 tentang 'Hasil Seleksi Administrasi Calon Hakim Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi pada Mahkamah Agung RI Tahun 2020', termaktub nama 76 calon yang lolos tahap seleksi administrasi. Para calon yang lolos berasal dari beragam profesi atau latar belakang. Di antaranya dosen, hakim adhoc pengadilan tipikor pada pengadilan negeri, hakim adhoc pengadilan tipikor pada pengadilan tinggi, hakim utama muda pengadilan tinggi, advokat, purnawirawan Polri, perwira TNI aktif, purnawirawan TNI, hingga pensiunan pejabat kementerian.

Dari unsur hakim pengadilan tipikor di antaranya ada nama hakim adhoc Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Sigit Herman Binaji, hakim adhoc Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Banda Aceh M Fatan Riyadhi, hakim adhoc Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Reny Halida llham Malik, hakim adhoc Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Tinggi Ambon Dwijono Fensanarto, dan hakim adhoc Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Tinggi Kalimantan Timur Mochamad Ilyas.

Baca Juga:  DPR Sahkan 5 Calon Hakim Agung & 3 Hakim Ad Hoc MA 

Dari unsur Polri/TNI ada nama pensiunan Polri sekaligus dosen Poniman, Komisaris Besar Polisi (purnawirawan) Yoyok Subagiono, Wakil Direktur Hukum Angkatan Darat pada Direktorat Hukum TNI Angkatan Darat Kolonel Chk I Made Kantikha, dan Kolonel Chk (purnawirawan) Zulkarnaen Effendi.

Sedangkan pada salinan Pengumuman Nomor: 06/PENG/PIM/RH.04/08/2020 tentang 'Hasil Seleksi Administrasi Calon Hakim Ad Hoc Hubungan Industrial pada Mahkamah Agung RI Tahun 2020', tertera 35 nama calon yang lolos. Nama para calon dibagi ke dalam dua bagian yakni 18 nama dari unsur Asosisasi Pengusaha Indonesia (APINDO) dan 17 nama dari unsur Serikat Pekerja/Serikat Buruh.

Meski dari unsur berbeda, di antara 35 nama tersebut ada yang telah menjabat atau bertugas sebagai hakim adhoc Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada beberapa pengadilan negeri. Di antaranya yaitu hakim adhoc PHI Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Supono (unsur APINDO), hakim adhoc PHI Pengadilan Negeri Medan Parmonangan Siregar (unsur APINDO), hakim adhoc PHI Pengadilan Negeri Semarang Jumiarti (unsur Serikat Pekerja/Serikat Buruh), dan hakim adhoc PHI Pengadilan Negeri Samarinda M Mariyanto (unsur Serikat Pekerja/Serikat Buruh).

Seluruh calon hakim adhoc tipikor di MA dan hubungan industrial di MA yang dinyatakan lolos juga berhak mengikuti seleksi tahap II (seleksi kualitas) yang akan dilaksanakan pada tanggal 24 hingga 25 Agustus 2020 secara daring melalui website poster.setneg.go.id.

Pada tahap seleksi kualitas, para calon hakim agung Kamar TUN, hakim adhoc tipikor, dan hakim adhoc hubungan industrial akan mengikuti tes meliputi empat aspek. Masing-masing yaitu menulis makalah di tempat dengan judul ditentukan KY, studi kasus hukum, studi kasus Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH), dan tes objektif.

"Peserta wajib mengirimkan Pakta lntegritas yang telah ditandatangani oleh peserta ke email rekrutmen@komisiyudisial.go.id dalam format PDF paling lambat tanggal 18 Agustus 2020. Format Pakta lntegritas disamakan sebagaimana yang dilampirkan dalam pengumuman ini," ucap Jaja Ahmad Jayus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini