Kasus Suap Proyek PUPR, Plt Ketua DPRD Muara Enim Diperiksa KPK

Arie Dwi Satrio, Okezone · Senin 10 Agustus 2020 11:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 10 337 2259660 kasus-suap-proyek-pupr-plt-ketua-dprd-muara-enim-diperiksa-kpk-7b0zzv09uA.jpg ilustrasi

Dalam perkara ini, KPK telah lebih dulu menetapkan tiga tersangka terkait kasus dugaan suap sejumlah proyek di Dinas PUPR Muara Enim. Tiga tersangka itu yakni, mantan Bupati Muara Enim, Ahmad Yani; Kabid Pembangunan Jalan di Dinas PUPR Muara Enim, Elfin Muhtar; dan pihak swasta, Robi Okta Fahlefi.

Ahmad Yani diduga menerima suap sekira Rp13,9 miliar dari Robi Fahlefi. Suap itu diduga berkaitan dengan 16 paket pekerjaan di Kabupaten Muara Enim yang dimenangkan oleh perusahaan Robi. Ahmad Yani meminta bantuan kepada Elfin Muhtar agar proyek PUPR diberikan ke Robi.

Aliran uang itu ternyata juga mengalir ke sejumlah pihak. Salah satu yang diduga menerima suap yakni, Aries HB dan Ramlan Suryadi. Aries diduga menerima Rp3,031 miliar dari Robi. Sementara Ramlan, didiga kecipratan Rp1,115 miliar dan satu unit telepon genggam merek Samsung Galaxy Note 10 dari Robi.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini