Epidemiolog : Wilayah Jawa Belum Aman dari Covid-19

Arie Dwi Satrio, Okezone · Minggu 09 Agustus 2020 06:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 09 337 2259206 epidemiolog-wilayah-jawa-belum-aman-dari-covid-19-JzIaz2DkED.jpg ilustrasi

JAKARTA - Epidemiolog dari Universitas Airlangga (Unair), Laura Navika Yamani memastikan bahwa pulau Jawa belum aman dari virus corona (Covid-19). Ia memprediksi, jumlah kasus Covid-19 di wilayah pulau jawa masih akan terus bertambah.

Demikian diungkapkan Laura menanggapi tingginya lonjakan kasus konfirmasi positif virus corona di Indonesia. Di mana, mayoritas penyumbang terbanyak kasus positif corona dalam beberapa waktu belakangan ini yaitu provinsi yang berada di pulau jawa.

"Menurut saya, wilayah Jawa memang belum aman dengan Covid-19. Akan ada kemungkinan jumlah kasus bisa dinamis sehingga yang saling susul menyusul terutama DKI Jakarta dan Jatim," kata Laura saat dikonfirmasi Okezone, Minggu (9/8/2020).

Lebih lanjut, Laura mengkhawatirkan adanya penyebaran virus corona dari zona merah ke zona hijau jika tidak segera dibatasi. Sebab, penyebaran virus corona di Indonesia kini sangat mengkhawatirkan.

"Misalkan di Jogjakarta ada beberapa peningkatan kasus juga dan kemungkinan kasus imported cases dari zona merah. Jika tidak segera tanggap atas peningkatan kasus yang signifikan terjadi, kemungkinan kasus menjadi sulit dikendalikan dan jumlahnya terus bertambah," bebernya.

Baca Juga : Konsep Drive Thru Solusi bagi Pengantin yang Bingung Gelar Repsesi di Tengah Pademi

Laura menilai tingginya angka kasus positif corona di pulau jawa, khususnya Jakarta karena masifnya tracing dan testing. Daerah lain, sambungnya, kemungkinan juga akan mengalami peningkatan kasus positif corona jika gencar dilakukan tracing dan testing.

"Bisa saja setelah DKI Jakarta dan Jatim ada daerah lain yg juga terjadi peningkatan signifikan tetapi syaratnya memang pemeriksaan juga harus dilakukan secara masif, tidak hanya di DKI Jakarta dan Jatim sehingga kenaikan kasus di luar dua kota besar tersebut bisa terungkap sesuai kondisi real," pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini