1.323 Pedagang Pasar Terpapar Corona, 41 Meninggal Dunia

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Jum'at 07 Agustus 2020 16:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 07 337 2258615 1-323-pedagang-pasar-terpapar-corona-41-meninggal-dunia-TsxZRvU1J7.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) mencatat sebanyak 1.323 pedagang pasar positif Covid-19 atau virus corona. Mereka berasal dari 227 pasar di 92 kabupaten/kota, serta 27 provinsi se-Indonesia.

"Dari 1.323 kasus positif IKAPPI mencatat ada tambahan yang kasus meninggal dunia dengan tambahan kasus 41 pedagang meninggal dunia," kata Ketua Bidang Infokom DPP IKAPPI Reynaldi Sarijowan dalam keterangannya kepada Okezone, Jumat (7/8/2020).

Baca Juga: Pecah Rekor! Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Bertambah 665 Hari Ini 

IKAPPI terus mendorong agar penanganan Covid-19 di pasar tradisional terus di tingkatkan. Reynaldi menyebut kenaikan kasus positif dan kenaikan angka pedagang pasar yang meninggal dunia setelah terpapar corona terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

"Kami mengimbau kepada pemerintah daerah untuk lebih giat dan aktif melakukan penanganan yang lebih serius terhadap Covid-19 di pasar tradisional sembari terus melakukan rapid test atau swab test di pasar-pasar," lanjut dia.

"Pemerintah daerah di dorong memperkuat protokol-protokol kesehatan agar menghindari penyebaran Covid di pasar tradisional. Kami juga mengimbau kepada pedagang serta masyarakat bahwa pandemi ini belum berakhir pandemi tidak berakhir pada waktu sehari dua hari kedepan maka kami minta kepada masyarakat untuk menggunakan masker, masyarakat dan pedagang untuk menggunakan masker setiap belanja di pasar tradisional," tambahnya.

Baca Juga: Salip Jatim, DKI Jakarta Jadi Provinsi dengan Kasus Covid-19 Terbanyak

Ia menambahkan, IKAPPI juga tengah menjalin komunikasi dengan BNPB dalam rangka menjalankan pola protokol kesehatan yang baik dan benar di pasar tradisional.

"Kami berharap upaya ini bisa dilakukan secara bersama-sama dan dapat menjaga agar pasar tetap aman, tetap bersih, tetap sehat, pedagang juga sehat dan kembali dapat meningkatkan perekonomian mereka," tandasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini