Markas PDIP Dilempar Bom Molotov, Kader "Banteng" Siaga I

Abdul Rochim, Koran SI · Jum'at 07 Agustus 2020 15:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 07 337 2258585 markas-pdip-dilempar-bom-molotov-kader-banteng-siaga-i-BTJz3NEd9p.jpg Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (Foto: Okezone)

JAKARTA - DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) meminta seluruh kader dan simpatisan partai, khususnya di wilayah Jawa Barat untuk siaga I. Hal itu menyusul kasus pelemparan bom molotov ke kantor partai berlambang kepala banteng ini. 

Selain semua harus siap siaga, namun juga tetap juga menjaga ketenangan menjelang momen peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus.

"Partai menyerahkan penyelidikan dan penyidikan kasus ini sepenuhnya kepada aparat kepolisian," ujar Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto melalui keterangan tertulis, Jumat (7/8/2020).

DPP PDIP mendesak aparat penegak hukum untuk bekerja secara profesional untuk menangani kasus pelemparan bom molotov di kantor partai. Kejadian di Kantor DPC PDIP Kabupaten Cianjur pada dini hari tadi sekitar pukul 02.04 WIB yang menyebabkan pintu masuk kantor dan kursi rusak terbakar.

"Ini ketiga kalinya terjadi kasus pelemparan bom molotov di wilayah Jawa Barat. Ini aksi teror bagi demokrasi," katanya.

Baca Juga: Lagi, Kantor PDIP Dilempar Bom Molotov Terekam CCTV

Dikatakan Hasto, PDIP menduga persoalan ideologi menjadi motivasi di balik serangan ke kantor partai, mengingat PDIP yang paling kokoh dalam memperjuangkan semangat dan nilai-nilai Pancasila, tegaknya NKRI dan spirit kebhinnekaan sebagai motto kehidupan bertoleransi yang telah hidup lebih 14 abad yang lalu di Nusantara.

"Bagi PDI Perjuangan, berbagai aksi serangan yang ditujukan ke partai justru semakin membuat partai semakin solid. Partai tidak akan mudah tunduk terhadap aksi-aksi teror tersebut. Kita tetap solid. Kita fokus menyambut peringatan HUT Kemerdekaan RI yang akan digelar di tengah pandemi Covid-19. Kita merah putihkan kantor Partai termasuk kantor Partai yang baru saja kena serangan bom molotov," katanya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini