Pemerintah Targetkan RUU Ciptaker Rampung 17 Agustus, Baleg: Masih Jauh

Kiswondari, Sindonews · Jum'at 07 Agustus 2020 15:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 07 337 2258549 pemerintah-targetkan-ruu-ciptaker-rampung-17-agustus-baleg-masih-jauh-IxyGs7NePC.jpg Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta (Foto: Okezone)

JAKARTA - Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Willy Aditya membantah pernyataan Sekretaris Kementerian Koordinator Perekonomian Susiwijono bahwa Rancangan Undang-Undang (RUU) omnibus law tentang Cipta Kerja (Ciptaker) akan rampung pada 17 Agustus. Karena, masih ada 2.000 daftar inventarisasi masalah (DIM) yang sifatnya perlu perubahan.

“Belum (rampung), masih jauh. Kan teman-teman mengikuti secara virtual. DIM yang baru kita ketuk baru yang sifatnya tetap, DIM yang masih bersifat perubahan segala macam masih 2.000 DIM. Hari ini masih kewenangan pemerintah pusat dan daerah, masih tarik ulur kita,” kata Willy kepada wartawan, Jumat (7/8/2020).

Baca Juga: Baleg Tegaskan Pembahasan RUU Ciptaker Bermanfaat untuk Masyarakat 

Politikus Nasdem ini menjelaskan, Panitia Kerja (Panja) RUU Ciptaker masih melakukan pembahasan pada bab III karena, yang paling besar porsinya adalah bab III. Belum lagi ban VIII, bab IX, bab X dan bab IV yang belum tersentuh pembahasannya.

Jadi, Willy menegaskan bahwa DPR sendiri tidak pernah membuat target dalam pembahasan RUU ini. “DPR tidak pernah bikin target,” tegas anggota Komisi I DPR ini.

Baca Juga:  Tanpa Fraksi Demokrat, DPR Gelar Rapat Lanjutan RUU Cipta Kerja

Karena itu, dia menegaskan bahwa DPR terbuka soal target waktu dan juga terbuka untuk publik terkait proses pembahasannya. Sehingga, publik bisa mengikuti dinamika perdebatannya.

“Artinya, pemerintah sah saja membuat target itu tapi dinamika politiknya kan dibahas bersama. Ini kan tripartit ada pemerintah DPR dan DPR RI,” pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini