Presiden Terbitkan Inpres Sanksi Protokol Kesehatan, Istana: Masyarakat Tak Perlu Resah

Dita Angga R, Sindonews · Jum'at 07 Agustus 2020 14:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 07 337 2258532 presiden-terbitkan-inpres-sanksi-protokol-kesehatan-istana-masyarakat-tak-perlu-resah-JhYZbcCa4y.jpg Pelanggar PSBB dihukum menyapu jalan. (Ilustrasi/Ist)

JAKARTA – Juru Bicara Presiden Bidang Hukum, Dini Purwono, mengatakan terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) No 6/2020 terkait sanksi protokol kesehatan adalah untuk memberikan landasan hukum bagi upaya penanganan situasi pandemi Covid-19 dan meningkatkan kedisiplinan masyarakat.

Sanksi dapat berupa teguran lisan atau teguran tertulis, kerja sosial, denda administratif, atau penghentian atau penutupan sementara penyelenggaraan usaha.

“Inpres ini membuktikan keseriusan pemerintah untuk menekan angka penyebaran Covid-19,” kata Dini dalam siaran persnya, Jumat (7/8/2020).

Dia menyebutkan dalam Inpres tersebut, presiden menginstruksikan jajarannya di Kabinet Indonesia Maju hingga pemerintah daerah mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam menjamin kepastian hukum.Inpres sekaligus menjadi dasar hukum bagi pemerintah daerah untuk memasifkan sosialisasi penerapan protokol kesehatan.

“Dan juga menetapkan kewajiban masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Sekaligus menetapkan sanksi bagi pelanggar. Sanksi dapat disesuaikan dengan kearifan lokal masing-masing daerah," ucapnya.

Baca Juga : Berita Baik! 40 Juta Vaksin Covid-19 Akan Disuntikkan ke Masyarakat Awal Tahun

Dia berharap masyarakat, para pelaku usaha, dan pihak pengelola fasilitas umum dapat lebih tertib dan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

“Masyarakat tidak perlu resah dengan Inpres ini. Karena tujuan Inpres ini adalah justru untuk menjaga keselamatan dan keamanan masyarakat. Sanksi hanya diberikan kepada pihak yang melanggar protokoler kesehatan yang sudah disosialisasikan dan dijelaskan kepada masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga : 1.329 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di RSD Wisma Atlet

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini