Akhir Pelarian Pasien Covid-19, Takluk oleh "Segelas Air Putih"

Ade Putra, Okezone · Kamis 06 Agustus 2020 14:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 06 337 2257976 akhir-pelarian-pasien-covid-19-takluk-oleh-segelas-air-putih-isqrqfJO0J.jpg Is, pasien Covid-19 yang sempat kabur. Foto: Istimewa

PONTIANAK - Pelarian pasien positif virus corona (Covbid-19), Is, berakhir di Jalan Trans Kalimantan, Desa Kampung Jawa Tengah, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar). Pada Rabu 5 Agustus 2020, warga asal Jombang, Jawa Timur, itu berhasil ditemukan warga.

Is, yang sempat kabur saat akan dikarantina pada 3 Agustus ini, awalnya terlihat warga setempat, Yanto, pada pukul 15.00 WIB. Is terlihat berjalan kaki di pinggir Jalan Trans Kalimantan. Kala itu Yanto sedang membantu tetangga mendirikan panggung acara resepsi pernikahan.

Mengetahui hal tersebut, Yanto memberitahukan kepada warga lainnya. Dengan menyampaikan bahwa yang barusan melintas Is, pasien terkonfirmasi Covid-19 yang sedang viral karena melarikan diri saat akan dikarantina.

Warga kemudian memanggil Is, tetapi pria 42 tahun itu tetap melarikan diri ke arah perkebunan karet milik masyarakat. Selanjutnya, Yanto menghubungi Ketua RT setempat. Arman dan Kepala Dusun Maspur serta Babinsa Ramil 1207-06/Sungai Ambawang, Sertu Tugimin.

Pada pukul 19.00 WIB, Maspur bersama warga setempat siaga di pinggir jalan sambil menunggu Is keluar dari perkebunan karet.

Pada pukul 19.45 Wib, Is keluar dari perkebunan karet dan dipanggil oleh warga. Namun tetap tidak dihiraukan oleh Is. Dia langsung menuju ke arah mushola sehingga dicegah oleh warga setempat.

Baca Juga:  Pasien Covid-19 Kabur, Dinkes Kalbar Umumkan Identitas ke Publik

Is kemudian melanjutkan perjalanan ke arah Tayan. Saat berada di depan rumah Iswandi di KM 15 Jalan Trans Ambawang, warga kembali memanggil dan memberi pencerahan kepada Is, bahwa pemerintah ingin mengobati dan merawatnya.

Setelah itu warga memberanikan diri memberikan segelas air putih kepada Is, kemudian ia takluk dan menyerah mengikuti nasihat warga. Kemudian Is dan warga menunggu petugas kesehatan dari Puskesmas Ambawang untuk melakukan penjemputan

Pukul 23.00 WIB, petugas kesehatan dari Puskesmas Sungai Ambawang dengan menggunakan APD lengkap dikawal oleh Unit Patroli Polsek Sungai Ambawang tiba di lokasi untuk menjemput Is.

Selanjutnya dia dibawa ke halaman Puskesmas Sungai Ambawang sambil menunggu tim petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Pontianak.

Baca Juga:  Pasien Covid-19 yang Kabur Akhirnya Ditemukan, Hidup di Jalanan saat Melarikan Diri

Pukul 23.25 WIB, petugas kesehatan yang menggunakan APD lengkap dari Dinas Kesehatan Kota Pontianak didampingi dr. Sidiq Handanu dan Kadinkes Kota Pontianak tiba di Puskemas Sungai Ambawang untuk menjemput Is.

Dia kemudian dibawa menuju Rusunawa Nipah Kuning Dalam, Kecamatan Pontianak Barat, dengan pengawalan Polsek Sungai Ambawang.

Pukul 23.58 WIB, petugas kesehatan dan Is tiba di Rusunawa Nipah Kuning Dalam dan diambut dr. Harisson Azroi. Kadinkes Kalbar. "Sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan awal terhadap pasien ini," jelas Harisson, saat dikonfirmasi pada Kamis (6/8/2020).

Kamis pagi tadi, Harisson mendatangi Rusunawa Nipah Kuning untuk mengecek langsung keadaan Is. "Keadaan umumnya, pasien ini cukup sehat dan baik. Namun agak kecapekan. Sekarang dia sudah di kamar sedang istirahat," terangnya.

Ia, kata Harisson, akan diisolasi selama 10 hari ke depan. Kemudian akan dilakukan uji swab. “Kalau swabnya negatif, Is akan dipulangkan ke daerah asal dan biaya pemulangan ditanggung oleh Diskes Kalbar,” kata Harisson.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini