Siapa Orang KPK yang Ditanam Ahok di Pertamina?

Sabir Laluhu, Koran SI · Rabu 05 Agustus 2020 16:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 05 337 2257470 siapa-orang-kpk-yang-ditanam-ahok-di-pertamina-ZTgTT3dOht.jpg Basuki Tjahaja Purnama (Foto : Youtube)

JAKARTA - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyebutkan telah 'menanam' orang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar tidak ada lagi pegawai dan pejabat Pertamina yang coba 'main-main'.

Pernyataan ini disampaikan Ahok melalui video yang dilansir PT Pertamina (Persero) di akun YouTube 'Pertamina' pada Senin (3/8/2020). Video ini dibuat judul 'Komisaris Utama Bicara Arah Baru Pertamina'.

Ahok menyatakan, dia bersama jajaran Dewan Komisaris sangat serius melakukan berbagai perbaikan bagi PT Pertamina (Persero). Dia menegaskan, Dewan Komisaris terus mendorong dan mengawal agar seluruh jajaran perusahaan menjalankan asas transparansi. Selain itu ungkap dia, Dewan Komisaris telah 'menanam' orang dari KPK.

"Saya kira kita ibaratnya apa ya. Ada saya transparansi kita buka. Kita malah taruh orang di Sesdekom ini orang dari KPK. Jadi sekarang kita sudah MoU dengan KPK. KPK setiap saat bisa minta data apa saja dengan kita," kata Ahok.

Lantas siapa orang dari KPK yang ditempatkan menjadi Sekretaris Dewan Komisaris (Sesdekom) PT Pertamina (Persero)?

Berdasar penelusuran lebih lanjut, orang yang dimaksud Ahok adalah Sutarno Bintoro. Pria yang karib disapa Bintoro ini dilantik menjadi Sesdekom PT Pertamina (Persero) pada 1 April 2020 oleh Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero).

Sutarno Bintoro memilik jejak panjang di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia masuk menjadi pegawai KPK melalui program 'Indonesia Memanggil' 3 (2007/2008). Selama di KPK, pria yang karib disapa Bintoro ini pernah bertugas sebagai penyelidik di Direktorat Penyelidikan pada Kedeputian Bidang Penindakan, dan fungsional monitor di Direktorat Monitor pada Kedeputian Bidang Informasi dan Data (Inda).

Selain itu Bintoro juga pernah menjadi Spesialis Kerjasama Aparat Penegak Hukum (Apgakum) pada Kedeputian Bidang Inda serta sempat diperbantukan di Tim Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) pada Unit Kerja Koordinasi Wilayah (Korwil).

Dari sisi pendidikan, Bintoro merupakan lulusan strata satu Ilmu Manajemen Universitas Bakrie dan strata satu Sastra Indonesia (Jurnalistik) Universitas Negeri Yogyakarta. Selepas itu Bintoro meraih gelar strata dua program Magister Manajemen Universitas Trisakti.

Cegah Corona, Gedung KPK Akan Disemprot Disinfektan Esok HariBaca Juga : Ini yang Dibahas Megawati dengan Gibran di Teuku Umar

Baca Juga : Update Corona di Indonesia 5 Agustus 2020: Positif 116.871, Sembuh 73.889 & Meninggal 5.452

Terakhir, dia merampungkan pendidikan strata tiga Ilmu Administrasi di Universitas Brawijaya. Disertasinya berjudul 'Implementasi Kebijakan Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010) pada Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia dalam Rangka Penanganan Pencucian Uang di Pasar Modal'.

Sutarno Bintoro menyatakan, proses seleksi calon Sekretaris Dewan Komisaris (Sesdekom) PT Pertamina (Persero) berlangsung sejak awal hingga akhir Februari 2020. Setelah melalui serangkaian proses seleksi hingga tahap akhir, Bintoro dinyatakan lulus dan terpilih sebagai Sesdekom.

"Per 1 April 2020 saya dilantik sebagai Sesdekom Pertamina oleh Dewan Komisaris Pertamina," ujar Bintoro saat berbincang dengan Koran Sindo.

Dia mengungkapkan, pelantikan dilakukan secara virtual dengan mengingat protokol pencegahan pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Jika tidak ada pandemi Covid-19, kata Bintoro, pelantikannya berlangsung di kantor pusat PT Pertamina (Persero) dengan dihadiri seluruh Dekom dan Dewan Direksi.

"Pelantikan saya via video teleconfarance. Ada semua Dewan Komisaris. Jadi posisi di rumah masing-masing," bebernya.

Bintoro menggariskan, berdasarkan Peraturan Menteri BUMN Nomor: PER-12/MBU/2012 tentang Organ Penduduk Dewan Komisaris/Dewan Pengawas BUMN terdapat 10 tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Sesdekom. Di antaranya memastikan Dewan Komisaris mematuhi peraturan perundang-undangan dan menerapkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).

Meski mengemban tugas berat, Bintoro memastikan siap membantu Dekom PT Pertamina (Persero) yang dipimpin Basuki Tjahaja Purnama. Bintoro menggariskan, sebagai Sesdekom maka dia yakin bisa mengintegrasikan nilai-nilai yang selama ini ada di KPK ke Dekom dan jajaran Sekretariat Dekom untuk perbaikan PT Pertamina (Persero).

"Saya yakin. Dan, ini kita sudah mulai meskipun tidak mudah. Seluruh Dekom dan jajaran mendukung. Ada arahan juga dari Dekom termasuk Pak BTP (Basuki Tjahaja Purnama). Kita kompak," tegasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini