Share

Rentan Jadi Klaster Baru, Epidemiolog Sarankan Surabaya Tak Terapkan Pembelajaran Tatap Muka

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Rabu 05 Agustus 2020 07:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 05 337 2257077 rentan-jadi-klaster-baru-epidemiolog-sarankan-surabaya-tak-terapkan-pembelajaran-tatap-muka-PfPiTkGJOP.jfif Ilustrasi. (Foto : Okezone.com)

JAKARTA – Pakar epidemiolog dari Universitas Airlangga (Unair) Laura Navila Yamani mengatakan alangkah baiknya Pemerintah Kota Surabaya tidak menerapkan metode pembelajaran secara tatap muka di tengah pandemi virus corona atau Covid-19. Hal ini dikarenakan menurutnya sekolah rentan menjadi klaster baru penyebaran virus corona.

"Sangat rentan sekali (menjadi klaster penyebaran Covid-19)," ujar Laura saat berbincang dengan Okezone di Jakarta, Rabu (5/8/2020).

Diketahui Pemerintah Kota Surabaya yang mulai menyusun skenario pembelajaraan tatap muka di masa pandemi Covid-19. Hal ini menyusul klaim mereka bahwa Surabaya sudah menjadi kawasan zona hijau virus corona.

Dia menekankan, saat ini alangkah baiknya pembelajaran jarak jauh (PJJ) menjadi opsi saat ini, baik di zona hijau ataupun zona merah. Sehingga metode pembelajaran di masa pandemi Covid-19 yang belum berakhir ini dikesampingkan terlebih dahulu.

"Lebih aman, jangankan zona merah, zona hijau di Indonesia tetap memberlakukan PJJ dulu," ucapnya.

Lebih jauh, Laura menjelaskan mengapa dirinya pembelajaran jarak jauh lebih baik diterapkan saat ini. Dikarenakan dia melihat pemerintah belum mempunyai skenario jika ditemukan kasus baru di dalam dunia pendidikan sekolah.

Baca Juga : KBM Tatap Muka di Bekasi Libatkan Seluruh Instansi Terkait

"Kalau mau dilonggarkan tapi harus dibuat beberapa skenario alternatif ketika ditemukan kasus harus sigap, harus siap kondisi tanggap daruratnya dan kasusnya besar baru dikendalikan. Sekecil apapun 1 atau 2 kasus, bagaimana agar tidak menjadi meluas," tuturnya.

Baca Juga  : Sebelum Sekolah Tatap Muka Dimulai, Mendagri Minta Daerah Lakukan Simulasi

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini