Pilkada 2020 Harus Dijadikan Momen Kampanye Akbar Lawan Covid-19

Muhamad Rizky, Okezone · Selasa 04 Agustus 2020 22:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 04 337 2257011 pilkada-2020-harus-dijadikan-momen-kampanye-akbar-lawan-covid-19-W0q0J1A8vD.jpeg Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA - Pilkada serentak 2020 bakal digelar di tengah pandemi Covid-19. Sudah seharusnya gelaran Pilkada menjadi momentum kampanye akbar melawan Covid-19.

Menurut Direktur Pilkada Watch, Wahyu A Permana, bisa dibayangkan bila proses persiapan pilkada yang melibatkan 3,5 juta penyelenggara pilkada, bila dibuat aturan yang jelas oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Mereka bisa menjadi agen-agen melawan Covid-19, mulai dari proses persiapan, pelaksanaan sampai proses perhitungan.

Ada 270 daerah yang akan menyelenggarakan pilkada. Setidaknya kampanye tersebut bisa menjadi ajang kampanye akbar melawan Covid-19. Apalagi dengan didukung alat-alat peraga pendukung kampanye.

"Bila selama ini hanya membagikan kaos dan makanan, maka kampanye kali ini jika diarahkan untuk membagikan alat pelindung diri misalnya seperti masker, baju APD (Alat Pelindung Diri) dan alat pelindung diri lainnya, maka kampanye ini akan benar-benar menjadi kampanye melawan Covid-19," ujar Wahyu melalui keterangan tertulis, Selasa (4/8/2020).

Baca Juga: PDIP Daftarkan Susunan Pengurus Daerah ke KPU Terkait Pilkada 2020

Pihaknya mengaku akan membahasnya dengan Kemendagri, KPU dan Bawaslu guna merencanakan secara konkret memanfaatkan Pilkada 2020 menjadi momentum melawan Covid-19. Misalnya, dengan mendorong agar KPU membuat aturan pelaksanaan kampanye yang dapat menekan penyebaran Covid-19.

"Misalnya, melarang arak-arakan di atas 50 orang, dalam setiap kampanye harus dilakukan sebaiknya secara daring, membatasi pertemuan-pertemuan dan mengawasi pelaksanaannya agar sesuai dengan aturan protokol melawan Covid-19," tuturnya.

Baca Juga: Mendagri Ingatkan Kampanye Pilkada 2020 Tak Boleh Ada Kerumunan

Ditambahkan Wahyu, seharusnya KPU dan Bawaslu membuat aturan-aturan untuk merealisasikan Pilkada serentak 2020 mulai dari saat ini. Sehingga pelaksanaannya benar-benar menjadi gerakan nyata untuk melawan Covid-19. Sebelumnya, wacana tersebut dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang kemudian disepakati KPU.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini