Jokowi Ingin Sosialisasi Protokol Kesehatan Door to Door dan Melalui Media Massa

Fahreza Rizky, Okezone · Senin 03 Agustus 2020 11:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 03 337 2255987 jokowi-ingin-sosialisasi-protokol-kesehatan-door-to-door-dan-melalui-media-massa-TKA0Z6kymz.jpg Presiden Joko Widodo (foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo akan mengampanyekan satu persatu aspek yang ada di dalam protokol kesehatan. Semisal, pada dua pekan pertama menyosialisasikan penggunaan masker, lalu pada pekan berikutnya jaga jarak, cuci tangan, dan lain sebagainya.

Menurut Jokowi, mengampanyekan satu persatu aspek protokol kesehatan ini sangat penting agar masyarakat, khususnya yang berada pada lapis bawah, memahami betul esensi dari program mitigasi itu.

Jokowi menuturkan, model kampanye secara mendetail seperti ini akan lebih efektif jika melibatkan ibu-ibu yang tergabung dalam organisasi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Saat ini kelompok tersebut dikomandoi oleh Tri Suswati, istri Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

"Saya ingin ini melibatkan PKK, kita coba PKK, istri Mendagri yang nanti, saya gak tahu kalau ibu-ibu khawatir covid nanti kita rem, kalau ibu-ibu siap saya kira PKK sangat efektif untuk door to door urusan masker, urusan perubahan perilaku," ucapnya, Senin (3/8/2020).

Selain kampanya door to door, sosialisasi juga harus dilakukan di seluruh media baik elektronik, online, cetak dan media sosial. Hal tersebut bertujuan untuk menyampaikan pesan secara masif dan mendetail kepada masyarakat.

"Harus betul-betul kita lakukan dengan komunikasi di TV dan medsos secara masif dalam dua minggu ini dengan cara berbeda," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, pemerintah mencatat ada penambahan kasus konfirmasi positif corona sebanyak 1.519 orang per Minggu 2 Agustus 2020. Dengan demikian akumulasi kasus positif mencapai 111.455.

Satgas Covid-19 juga melaporkan ada penambahan kesembuhan sebanyak 1.056 orang. Dengan demikian akumulasi kesembuhan mencapai 68.975. Adapun jumlah kematian bertambah 43 orang hari ini sehingga totalnya 5.236 orang.

Jumlah kasus suspek corona per Minggu 2 Agustus 2020 mencapai 62.366 orang. Adapun virus Covid-19 telah menyebar di 34 provinsi dan 476 kabupaten/kota di Indonesia.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini