Gus Im, Adik Kandung Gus Dur Meninggal Dunia

Abdul Rochim, Koran SI · Sabtu 01 Agustus 2020 07:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 01 337 2255256 gus-im-adik-kandung-gus-dur-meninggal-dunia-3gEa68ArnI.jpg Almarhum KH Hasyim Wahid dan almarhum KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) (Foto: Nu Online)

MANGGARAI BARAT - Kabar duka datang dari keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU). Salah satu tokoh besar NU, KH Hasyim Wahid atau Gus Im, putra KH Wahid Hasyim meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Mayapada Jakarta pada Sabtu (1/8/2020) pukul 04.18 WIB.

Kabar meninggalnya adik kandung KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tersebut disampaikan Sekjen DPP PKB Hasanuddin Wahid.

"Innalillahi wainnailaihi rojiun. Saya turut berduka cita atas berpulangnya Gus Im, adik bungsunya Gus Dur, tadi pagi Subuh di Jakarta. Semoga beliau husnul khotimah dan dimaafkan segala kesalahannya," ujar Hasan ditemui dalam kunjungannya ke Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Kepulauan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (1/8/2020).

Gus Hasan mengaku sangat kehilangan atas kepergian Gus Im yang merupakan salah satu tokoh besar NU. "Beliau menjadi salah satu tokoh kunci di balik lahirnya Reformasi. Gus Im adalah sedikit dari tokoh NU yang mendidik anak-anak muda NU menjadi mengerti tentang negara, tentang realitas sosial, tentang segala hal sehingga mereka mempunyai bekal untuk menjadi aktivis sejak di era Orde Baru hingga hari ini. Kita kehilangan tokoh besar yang setia kepada negara. Beliau adalah pengasuh para generasi, tidak hanya generasi NU," tuturnya.

Dikatakan Hasan, Gus Im merupakan tokoh multitalenta. Selain sebagai kyai, Gus Im juga seorang metafisikawan, penulis puisi, dan juga ahli membuat keris, serta mempunyai keahlian dalam strategi politik.

Dan yang paling penting, kata Hasan, semasa hidupnya, Gus Im selalu mendorong anak-anak muda NU untuk mengutamakan negara di atas kepentingan kelompok dan golongan.

"Dan kita kehilangan itu semua. Selamat jalan Gus Im. Seperti yang kau tulis dalam puisimu di bunglon (2005), kau bilang permisi, biarkan aku mencium langit. Dan hari ini kau telah berpamit kepada kita semua, dan kau pasti mencium langit," pungkas Gus Hasan.

Rencananya, jenazah Gus Im bakal dimakamkan di pemakaman keluarga di Denanyar, Jombang, Jawa Timur.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini