Menteri Nadiem Sambangi Muhammadiyah, Ada Apa?

Fahreza Rizky, Okezone · Rabu 29 Juli 2020 12:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 29 337 2253856 menteri-nadiem-sambangi-muhammadiyah-ada-apa-OufVg7O0Hc.jpg foto: Okezone

JAKARTA -Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim menyambangi Gedung Dakwah Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jalan Menteng Nomor 62, Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2020).

Kedatangan Nadiem ke PP Muhammadiyah ini setelah polemik Program Organisasi Penggerak (POP) yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Diketahui, sejumlah elemen organisasi mengundurkan diri dalam program tersebut lantaran adanya sejumlah keganjilan. Organisasi yang mundur dari POP antara lain PP Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU) dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Berdasarkan pantauan Okezone secara eksklusif di lokasi, Nadiem datang ke Gedung Dakwah PP Muhammadiyah dan melakukan pertemuan dengan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti beserta jajarannya.

Usai pertemuan, Nadiem yang mengenakan kemeja lengan panjang itu langsung 'meluncur' ke kendaraannya tanpa memberikan sepatah kata pun atau bungkam kepada Okezone. Ia langsung masuk ke dalam mobilnya lalu meninggalkan Gedung PP Muhammadiyah.

Sebelumnya, Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah, LP Maarif NU, dan PB PGRI telah menyatakan mundur dari Program Organisasi Penggerak (POP) diluncurkan Kemendikbud. Mendikbud Nadiem Anwar Makarim pun meminta maaf kepada ketiga organisasi tersebut.

Tak hanya itu, Nadiem berharap ketiga organisasi tersebut bisa kembali ke POP untuk membantu reformasi pendidikan nasional.

Mendikbud berharap Muhammadiyah, NU, dan PGRI yang selama ini sudah menjadi mitra strategis pemerintah dan berjasa besar di dunia pendidikan bahkan jauh sebelum negara ini berdiri, dapat kembali bergabung dalam POP.

“Dengan penuh rendah hati, saya memohon maaf atas segala ketidaknyamanan yang timbul dan berharap agar ketiga organisasi besar ini bersedia terus memberikan bimbingan dalam proses pelaksanaan program, yang kami sadari betul masih jauh dari sempurna,” kata Nadiem dalam keterangan tertulis, beberapa waktu lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini