KPK Serahkan Aset Tanah Kasus Djoko Susilo ke TNI AD

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Selasa 28 Juli 2020 08:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 28 337 2253127 kpk-serahkan-aset-tanah-kasus-djoko-susilo-ke-tni-ad-z9VpMT4lZy.jpg Ketua KPK Firli Bahuri (Foto: Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan aset berupa sebidang tanah seluas 53 hektare atau 534.154 meter persegi kepada Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat. Aset tersebut bernilai Rp20,02 miliar.

Ketua KPK Firli Bahuri melakukan penyerahan ini secara langsung ke Kepala Satuan Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa di Mabes TNI AD. Menurut Firli, penyerahan aset kepada TNI AD sebagai upaya memaksimalkan penggunaan aset negara sebagai bagian dari pemulihan aset.

“Serah terima aset ini juga merupakan bentuk dari akuntabilitas kami kepada publik bahwa barang yang KPK rampas, selalu kami serahkan ke negara untuk penggunaan yang lebih bermanfaat,” ujar Firli Bahuri dalam keterangan tertulisnya, Selasa (28/7/2020).

Baca Juga: KSAD & Ketua KPK RI Tanda Tangani Serah Terima Barang Rampasan Negara 

Sebidang tanang tersebut, secara administratif terletak di dua desa, yakni Desa Cirangkong, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat dan Desa Kumpay, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat. Pihak TNI AD belum memutuskan penggunaan sebidang tanah tersebut.

KPK merampas aset sebudang tanah ini dari terpidana Irjen Polisi Djoko Susilo yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa mengatakan nantinya penggunaan aset tersebut akan dipilih untuk Artileri Medan atau Artileri Pertahanan Udara. Keduanya, kata dia, adalah artileri yang berhubungan dengan alusista, sehingga membutuhkan lahan yang luas.

“Sarana yang ada saat ini belum memadai, maka kami sangat gembira bisa menerima aset ini dari KPK,” kata Andika.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini