Kasus Jiwasraya, Kejagung Periksa 45 Pejabat OJK

Erfan Maaruf, iNews · Jum'at 24 Juli 2020 20:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 24 337 2251723 kasus-jiwasraya-kejagung-periksa-45-pejabat-ojk-WPJEYTBPr5.jpg Ilustrasi (foto : Sindonews)

JAKARTA - Kejaksaan Agung Republik Indonesia telah memeriksa sebanyak 45 orang pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami ada tidaknya keterlibatan pejabat OJK lain dalam kasus Jiwasraya.

Hal itu dikatakan oleh Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAMPidsus) Febri Adriyansah. Dia menyebut, sejak penetapan tersangka Fakhri Hilmi, Kepala Departemen Pengawas Pasar Modal IIA periode 2014 - 2017 pada 25 Juni hingga saat ini ada sebanyak 45 orang OJK yang diperiksa.

"Sudah 47 orang OJK yang diperiksa, 45 dari OJK, 2 orang dari luar," kata Febri kepada iNews.id saat ditemui di kantornya Gedung Bundar Komplek Kejasaan Agung, Jumat (24/7/2010).

Dia menjelaskan pemeriksaan pada 45 pejabat OJK dan dua pihak swasta tersebut untuk memastikan ada tidaknya tersangka lain selain Fakhri Hilmi. Pemeriksaan dilakukan untuk memperkuat alat bukti penyidikan.

Baca Juga : Ini Rekayasa Lalin Jalan MH Thamrin Imbas Dimulainya Proyek MRT Bundaran HI-Kota

Baca Juga : Kronologi Lengkap Satu Keluarga di Bogor Positif Covid-19

"Pemeriksaan-periksaan OJK, lagi memperdalam alat bukti untuk melihat siapa saja yang terlibat selain Fakhri Hilmi, penguatan-penguatan alat bukti," jelasnya.

Fakhri Hilmi diduga melanggar pasal 2 subsider pasal 3 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 1999 jo Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi. Sebelum sebagai Deputi Komisioner Pasar Modal II periode 2017, Fakhri merupakan Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal IIA periode 2014-2017.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini