Share

Mendagri Tunggu Putusan MA soal Pemakzulan Bupati Jember

Dita Angga R, Sindonews · Jum'at 24 Juli 2020 15:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 24 337 2251502 mendagri-tunggu-putusan-ma-soal-pemakzulan-bupati-jember-By4YoRYtpO.jpg Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberikan tanggapan terkait pemakzulan Bupati Jember Faida yang mencuat melalui Hak Menyatakan Pendapat (HMP) dalam sidang paripurna DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur. Dia mengatakan, hal tersebut harus diusulkan kepada Mahkamah Agung (MA).

“Bupati Jember ini kan ada istilahnya itu pemakzulan ya, adanya semacam impeachment dari DPRD-nya, maka prosedurnya nanti dari DPRD akan mengajukan ke MA,” kata Tito dikutip dari siaran persnya.

Baca Juga: Bupati Jember Faida Dimakzulkan DPRD Diduga Melanggar Sumpah Jabatan 

Dia mengatakan MA nantinya yang akan menguji secara materiil apakah pemberhentian Bupati Jember sudah cukup bukti atau tidak. 

“MA nanti akan menguji. Setelah menguji semua apa ada buktinya segala macam, di situ tentu ada hak untuk membela diri dari yang dimakzulkan katakanlah begitu Bupati Jember. Nanti apapun hasil keputusan MA baru nanti akan diserahkan kepada Mendagri,” jelasnya.

Seperti diketahui, pada Pasal 80 UU Pemda disebutkan bahwa pemberhentian kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah dapat diusulkan kepada Presiden untuk gubernur dan/atau wakil gubernur. Serta kepada Menteri untuk bupati dan/atau wakil bupati atau walikota dan/atau wakil wali kota berdasarkan putusan MA atas pendapat DPRD bahwa kepala daerah dan/atau wakil kepala daerah dinyatakan melanggar sumpah/janji jabatan serta tidak melaksanakan kewajiban. 

Tito mengatakan, akan memberikan keputusan setelah ada putusan MA terkait hal tersebut. “Nanti Mendagri akan memberikan keputusan berdasarkan pengujian dari Mahkamah Agung,” pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini