Kasus Lobi Pengacara Djoko Tjandra, Kejagung Ambil Alih Pemeriksaan Kajari Jaksel

Riezky Maulana, iNews · Jum'at 24 Juli 2020 09:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 24 337 2251329 kasus-lobi-pengacara-djoko-tjandra-kejagung-ambil-alih-pemeriksaan-kajari-jaksel-8qd5Vndxww.jpg Kejagung (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menarik kasus pemeriksaan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan ke tingkat pusat. Kejari Jaksel diketahui bertemu dengan Anita Kolopaking, pengacara terpidana Djoko Soegiarto Tjandra.

"Kejaksaan Agung ambil alih pemeriksaan yang dilakukan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta terhadap kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan yang diberitakan telah dilobi oleh pengacara terpidana Djoko Tjandra," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono, melalui siaran pers, Jumat (24/7/2020).

Alasan dilakukannya pemeriksaan terhadap Kajari Jaksel untuk meminta klarifikasi atas pertemuannya dengan Anita Kolopaking yang merupakan pengacara terpidana Djoko Soegiarto Tjandra sesuai dengan putusan Peninjauan Kembali Mahkamah Agung Nomor 12 PK/Pidsus/2009 tanggal 12 Juni 2009.

Baca Juga: Bareskrim Periksa Dokter RS Polri soal Surat Bebas Covid-19 Djoko Tjandra 

Dalam amar putusannya antara lain menyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dan menjatuhkan pidana selama dua tahun, namun hingga saat ini belum tertangkap sehingga belum dieksekusi oleh jaksa eksekutor.

Hari menambahkan, saat proses pemeriksaan yang dilakukan oleh Kejati DKI Jakarta sedang berlangsung, kemudian muncul unggahan di media sosial yang memuat foto yang diduga Anita Kolopaking bersama dengan seorang perempuan bernama Pinangki yang diisukan merupakan seorang jaksa di Kejagung.

"Karena informasi tersebut terkait dengan pemeriksaan yang sedang dilakukan oleh Bidang Pengawasan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan melibatkan jaksa di Kejaksaan Agung maka pemeriksaannya diambil alih oleh Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung," katanya.

Baca Juga: Bareskrim Polri Periksa Pengacara Djoko Tjandra 

Jaksa Agung ST Burhannudin berjanji akan menyampaikan transparan memberikan informasi kepada masyarakat terhadap permasalahan ini dan jika terbukti para Jaksa tersebut melakukan pelanggaran disiplin atau pidana maka tidak pandang bulu kepada siapa pun Jaksa itu akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini