Share

Kemendagri Luruskan Pernyataan Tito Karnavian Terkait Jenazah Covid-19 Dibakar

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 23 Juli 2020 19:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 23 337 2251144 kemendagri-luruskan-pernyataan-tito-karnavian-terkait-jenazah-covid-19-dibakar-Nudmw9IqbG.jpg Mendagri Tito Larnavian (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meluruskan soal penyataan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian soal teori terbaik jenazah Covid-19 untuk dibakar.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri Bahtiar melalui keterangan tertulisnya, menyetakan keterangan Menteri Tito dikutip tak utuh.

“Pernyataan Pak Menteri dipotong-potong, dikutip tak utuh oleh sebagian oknum media massa sehingga jadinya salah tafsir di masyarakat,” kata Bahtiar, Kamis (23/07/2020).

Secara utuh, dijelaskan Bahtiar, dalam Webinar Nasional Asosiasi FKUB Nasional yang diikuti secara virtual melalui aplikasi Zoom, Selasa 21 Juli 2020, Mendagri Tito Karnavian menjelaskan jenazah yang terinfeksi Covid-19 seyogyanya dibakar untuk mematikan virusnya.

Baca Juga : Matangkan Protokol Kesehatan Tempat Hiburan Malam, Pengunjung Wajib Swab Test

Baca Juga : Tinjau Lokasi Banjir Luwu Utara, Pesan JK: Bersihkan Kota Masamba

Namun, sambungnya, cara itu tidak harus karena tentunya disesuaikan dengan keyakinan ataupun aqidah masing-masing.

“Yang dikatakan Pak Menteri, secara teori seyogyanya jenazah Covid dibakar agar virusnya juga mati. Namun, bagi kita yang Muslim dan beberapa agama lain, ini tidak sesuai aqidah, maka penatalaksanaannya dibungkus tanpa celah agar virus tidak keluar (menyebar), kemudian dimakamkan,” jelasnya.

Dengan demikian, Bahtiar meminta polemik soal pernyataan ini diakhiri dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat. Sebab, pernyataan soal perlakukan terhadap jenazah yang terinfeksi Covid-19 dikembalikan pada protokol kesehatan dan penanganan sesuai keyakinan (aqidah) masing-masing.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini