Hari Anak Nasional, Siswa Mencari Sinyal Internet di Kebun Pisang untuk Belajar Online

Andres Afandi, iNews · Kamis 23 Juli 2020 10:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 23 337 2250780 hari-anak-nasional-siswa-mencari-sinyal-internet-di-kebun-pisang-untuk-belajar-online-afCnlypXv0.jpg Siswa belajar online dari kebun pisang. Foto: iNews

LAMPUNG – Imbas pandemi virus corona (Covid-19), pemerintah terpaksa menerapkan belajar online. Hal itu dilakukan guna mencegah penularan penyakit tersebut.

Sayangnya tidak semua siswa dengan mudah mengikuti proses belajar online itu. Pasalnya masih ada sejumlah siswa yang berasal dari keluarga tak mampu sehingga tak punya uang untuk membeli paket internet.

Contohnya pada Kamis (23/7/2020) tepat pada Hari Anak Nasional, empat pelajar yang terdiri dari siswa SMP dan SMA di Kelurahan Sepang Jaya, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung, terpaksa mencari sinyal internet di kebun pisang yang lokasinya dekat dengan tempat pembuangan sampah, sekaligus persis di belakang kos-kosan.

Di sana mereka akhirnya memperoleh wifi gratis yang dipancarkan dari kos-kosan yang berada di Jalan Nangka, Sepang Jaya, tersebut.

Baca Juga: 1.295 Anak Terpapar Virus Corona di Jawa Timur, Kebanyakan Tertular Orangtua

Salah satu dari sejumlah anak tersebut, Ahya Ali yang merupakan pelajar SMA mengatakan ia sudah meminta izin dari pemilik kos untuk mengakses wifi secara gratis.

“Ini ada sinyal dari kos. Ini dibolehin, tapi di sini (dibelakang, tepatnya kebun pisang). Kalau di dalam, takut ganggu anak kosnya,” ujarnya pada Kamis (23/7/2020).

Ahya melanjutkan, dirinya berharap agar pandemi virus corona (Covid-19) segera berakhir sehingga ia bisa belajar secara offline atau kembali ke sekolah seperti sedia kala.

Pantauan di lokasi, sebenarnya bau tak sedap serta serbuan nyamuk kerap menganggu anak-anak itu. Belum lagi saat terik, tentu mereka harus rela berpanas panasan.

Baca Juga: HAN 2020, Kasus Kekerasan Anak Meningkat Selama Pandemi

Sementara itu, Firnando pelajar SMP yang ikut mengakes wifi gratis itu mengatakan, sebenarnya di kebun pisang itu juga kerap muncul ular. Bahkan sebenarnya ia takut jika sewaktu-waktu muncul hewan berbisa tersebut, namun ia memberanikan diri demi bisa ikut belajar online.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini