Kunjungan ke Papua, Mahfud MD Ingatkan Satgas Operasi Tak Lakukan Pelanggaran HAM

Riezky Maulana, iNews · Rabu 22 Juli 2020 20:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 22 337 2250623 kunjungan-ke-papua-mahfud-md-ingatkan-satgas-operasi-tak-lakukan-pelanggaran-ham-Q3fXrWULdD.jpg Menko Polhukam Mahfud MD (kedua kiri) saat kunjungan ke Papua. (Ist)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD melangsungkan kunjungan kerja ke Timika, Papua, Rabu (22/7/2020). Dalam kunjungan tersebut, dia menyempatkan berdialog dengan Satuan Tugas (Satgas) TNI, Polri, serta BIN.

Mahfud mengapresiasi seluruh anggota TNI dan Polri termasuk BIN, yang dengan sungguh-sungguh telah memelihara keamanan, ketertiban, dan menjaga kesatuan wilayah Indonesia. Dalam menjalankan tugas di Papua, Mahfud mengimbau kepada pasukan untuk mengedepankan pendekatan hukum, dan tidak terpancing berbagai provokasi.

"Saya tahu tugas saudara-saudara berat. Tapi, pesan saya bertindaklah secara hati-hati. Jangan terpancing untuk melakukan tindakan yang bisa dinilai melanggar HAM. Kita jaga negeri ini dengan sepenuh hati dan tidak terprovokasi oleh pihak lain," kata Mahfud dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.

Dia menuturkan, tugas pemerintah, termasuk TNI dan Polri saat ini lebih berat karena harus fokus menangani pandemi Covid-19, termasuk di Papua. Meski begitu, menurutnya, tugas untuk mengamankan wilayah Indonesia harus tetap berjalan dengan baik.

“Jangan sampai karena kita fokus menangani Covid, lalu tugas lain terabaikan, misalnya masalah ekonomi, dan khususnya di Papua harus tetap siaga melakukan pengamanan sehingga tidak muncul aksi gangguan keamanan yang mengancam integrasi kita," katanya.

Dia menuturkan, tugas daripada penerintah adalah melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia. Menurutnya, itu juga berarti menjaga keutuhan integrasi dan teritori agar tidak terpecah, serta melindungi keutuhan ideologi.

"Terkait hal ini, ada tiga tantangan yang kita hadapi. Di wilayah barat ada persoalan intervensi asing di laut Natuna Utara. Di belahan timur seperti di Papua sini, ada persoalan gangguan keamanan berupa kriminal bersenjata” ujar Mahfud.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini melanjutkan, di wilayah tengah yang tersebar di berbagai daerah ada ancaman terhadap keutuhan ideologi, antara lain berbentuk gerakan-gerakan radikal.

Baca Juga : Kejar Djoko Tjandra, Mahfud MD Aktifkan Lagi Tim Pemburu Koruptor

Dalam lawatannya ke Papua, Mahfud tidak sendiri. Dirinya kunjungan kerja ke Timika bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, serta didampingi Kepala Staf Umum TNI (Kasum TNI), Letjen Joni Supriyanto dan Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono.

Baca Juga : Mahfud MD Akan Serahkan 12 Nama Calon Anggota Kompolnas ke Presiden

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini