5 Isu Klasik yang Muncul saat Pembahasan Revisi UU Pemilu

Riezky Maulana, iNews · Rabu 22 Juli 2020 14:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 22 337 2250330 5-isu-klasik-yang-muncul-saat-pembahasan-revisi-uu-pemilu-bkvzkpy601.jpg Ilustrasi

"Kemudian isu klasik yang keempat adalah besaran atau alokasi kursi per daerah pemilihan. Kalau sekarang kan 3:10 untuk nasional, dan 3:12 untuk daerah. Ada opsi kedua bahwa 3:8 nasio!al, dan 3:10 di daerah," ucapnya.

Kemudian, lanjut Doli, isu klasik kelima yakni adanya usulan pergantian sistem penghitungan konversi suara ke kursi. Menurutnya, dalam dua Pemilu terakhir ini, Indonesia menggunakan sistem penghitungan divisor dengan metode Divisor Sainte Lague murni.

"Tetapi ada opsi baru. tetap melakukan divisor ya, tetapi menggunakan metodologinya de hondt," ucapnya.

Untuk diketahui, merode divisor D'Hondt juga diterapkan di beberapa negara seperti di Turki, Jepang, Kamboja, Brasil, Timor Leste, Wales, hingga Belgia.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini