Presiden Jokowi Kirim 10 Ribu Paket Sembako untuk Korban Banjir Luwu Utara

Fahreza Rizky, Okezone · Rabu 22 Juli 2020 13:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 22 337 2250294 presiden-jokowi-kirim-10-ribu-paket-sembako-untuk-korban-banjir-luwu-utara-z9b1HbxPIl.jfif Presiden Jokowi kirim 10 ribu paket sembako untuk korban banjir Luwu Utara. (Foto : Biro Pers Sekretariat Presiden)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo mengirimkan 10.000 paket sembako kepada masyarakat terdampak banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Rabu (22/7/2020).

Berdasarkan rilis Biro Pers Sekretariat Presiden, sebanyak 3.000 paket sembako bantuan Jokowi secara simbolis diserahkan kepada Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani. Turut hadir pula Ketua DPRD Luwu Utara Basir dan Komandan Korem 142/Taroada Tarogau Brigjen TNI Firman Dahlan.

Secara keseluruhan, bantuan sembako yang dikirimkan berjumlah 10.000 paket. Tiap paket bantuan sembako terdiri atas beras sebanyak 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula 1 kilogram, dan teh celup 1 kotak.

Selain paket sembako, diserahkan juga 900 paket bantuan yang terdiri atas selimut, sarung, susu balita, handuk dewasa, dan popok balita.

Presiden Jokowi Kirim 10 Ribu Paket Sembako untuk Korban Banjir Luwu Utara. (Foto : Biro Pers Sekretariat)

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah memerintahkan jajarannya untuk turun menangani dampak banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Curah hujan tinggi pada Senin, 13 Juli 2020, menyebabkan banjir bandang dari hulu sungai ke Kecamatan Masamba yang mengakibatkan kerusakan rumah-rumah dan fasilitas publik serta tertutupnya akses jalan ke wilayah tersebut.

"Dari Jakarta saya telah memerintahkan Menteri PUPR untuk segera turun ke Luwu Utara bekerja sama dengan pemerintah Sulawesi Selatan, TNI, Polri, Basarnas, dan BPBD setempat melakukan upaya penanganan darurat dan segera memulihkan kondisi Masamba," ujar Presiden melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Jumat, 17 Juli 2020.

Kepala Negara juga menyampaikan duka cita mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam bencana tersebut serta mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan dari-Nya.

"Saya menyampaikan duka cita yang dalam atas jatuhnya korban jiwa dalam bencana ini dan kepada keluarga-keluarga yang ditinggalkan, kiranya diberi-Nya kesabaran dan kekuatan," ucapnya.

Sementara itu, Komandan Korem 142/Taroada Tarogau Brigjen TNI Firman Dahlan mengatakan, yang menjadi tantangan bagi aparat di lapangan adalah penyaluran bantuan saat situasi pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia, termasuk wilayahnya.

"Memang dalam kondisi Covid-19 yang kita hadapi sekarang ini, kita harapkan tidak terjadi pandemi baru ataupun klaster baru yang terjadi. Yang paling rawan adalah tempat pengungsi. Sehingga langkah yang kita lakukan adalah mengatur pengungsi sesuai dengan protokol kesehatan," katanya.

Sebagaimana diketahui, berdasarkan data Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Utara per Senin, 21 Juli 2020, banjir bandang telah menelan korban jiwa 38 orang.

Baca Juga : Cari 6 Korban Hilang, Masa Tanggap Darurat Banjir Luwu Utara Diperpanjang

Selain itu, 9 orang dinyatakan masih dalam proses pencarian, dan 106 orang luka-luka. Bencana ini juga telah mengakibatkan 14.483 orang dari 3.627 KK mengungsi.


Baca Juga : Presiden Jokowi Perintahkan Menteri PUPR Tinjau Banjir Bandang Luwu Utara

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini