140 Hari Bekerja Tanpa Henti, Yuri: 29 Tahun Jadi TNI Enggak Berpikir Libur

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Rabu 22 Juli 2020 13:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 22 337 2250271 140-hari-bekerja-tanpa-henti-yuri-29-tahun-jadi-tni-enggak-berpikir-libur-1HmGfrXbso.jpg Foto: BNPB

JAKARTA - Achmad Yurianto saat ini tidak lagi menjabat sebagai Juru Bicara (Jubir) pemerintah untuk penanganan Covid-19. Setelah 140 hari menjadi Jubir, kini pria yang akrab disapa Yuri ini digantikan oleh Wiku Adisasmito.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Yuri menjadi Jubir pemerintah untuk penanganan Covid-19 sejak tanggal 3 Maret 2020, usai diketahui adanya dua warga negara Indonesia asal Depok yang terinfeksi virus corona.

Yurianto bertugas setiap harinya mengumumkan informasi terbaru setiap harinya pada pukul 15.30 WIB di chanel YouTube BNPB. Lantas bagaimana perasaan Yurianto bekerja menjadi Jubir selama 140 hari tanpa libur?

“Hahaha, dinikmati saja,” kata Yurianto saat berbincang dengan Okezone di Jakarta, Rabu (22/7/2020).

Menurut Yurianto, bekerja tanpa libur adalah hal yang biasa baginya. Karena dirinya sudah terbiasa sejak dahulu masih aktif sebagai anggota TNI dan tak pernah berpikir untuk libur.

“Ya biasa-biasa aja, lah kan dunia saya bukan dunia aneh, kan saya juga 29 tahun di TNI. Saya bekas operasi di mana-mana kan enggak ada kemudian berpikir libur enggak lah,” jelas Yurianto.

Yurianto pun menyebut pihak keluarga sudah memaklumi dengan pekerjaannya ini. Terpenting baginya komunikasi dengan istri ataupun sang anak tetap terjalin dengan baik.

“Jadi biasa, apalagi jaman sekarang setiap saat mau WA (WhatsApp) atau share loc dimana aja kan dibantu tekonologi. Di keluarga saya kan misalnya keluar kota ada tugas begitu sampe saya share loc, terus supaya tau saya disini, anak saya tau bapaknya ada disini istri saya tau suaminya disini, kabar-kabaran,” tutur Yurianto.

“Jadi bukan pertama kali, jadi biasa apalagi saya sebelumnya saya kepala pusat krisis waktu gempa di Lombok kan. Saya dari awal disana kemudian di Palu juga. Biasa di keluarga saya udah maklum pekerjaan saya,” imbuhnya.

Berusaha untuk Selalu Sehat

Direktorat Jendral Penanganan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ini membeberkan cara dirinya agar tetap sehat selama 140 hari bekerja tanpa libur. Salah satunya adalah mengatur pola istirahat dengan benar.

“Loh sehat wajib. Dibikin cara gampang aja kalo kita punya mobil jangan over head. Kalo waktu istirahat ya istirahat,” ucap Yurianto.

Di sisi lain, menurutnya istirahat itu tidak hanya sebatas dimaknai dengan tidur di kasur ataupun di rumah. Namun istirahat baginya bisa dilakukan dimana saja termasuk saat berada di dalam mobil.

“Istirahat ini kan tidak dimaknai dengan harus di rumah (dengan) kasur dan sebagainya. Kan kalo tidur bisa aja tidur di mobil atau dimana aja kan bisa toh,” katanya.

Diketahui sebelumnya Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartarto menunjuk Wiku Adisasmito dan Budi Gunadi Sadikin menjadi Juru Bicara Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

"Juru bicara pemerintah di sini (komite) telah ditunjuk Prof Wiku dari BNPB dan Budi Gunadi Sadikin khusus untuk Stagas Ekonomi," ujar Airlangga di Kantornya di Kemenko Perekonomian Jakarta.

Dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2020 tentang Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional adalah pembubaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 baik di tingkat pusat maupun daerah. Hal ini diatur dalam Pasal 20 Ayat (2).

Di mana, di dalam Pasal 20 Ayat (2) huruf a disebutkan bahwa Keppres Nomor 7 Tahun 2020 yang diubah menjadi Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini