Pandemi Covid-19, DPR Minta Protokol Kesehatan Diperketat saat Salat Idul Adha

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 21 Juli 2020 20:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 21 337 2250014 pandemi-covid-19-dpr-minta-protokol-kesehatan-diperketat-saat-salat-idul-adha-umfGWtMinN.jpg Ketua Komisi VIII DPR, Yandri (foto: Okezone.com)

JAKARTA - Ketua Komisi VIII DPR RI, Yandri Susanto meminta penerapan protokol kesehatan terkait penanganan pandemi Covid-19, atau virus corona diperketat ketika melaksanakan Salat Idul Adha 1441 Hijriah atau 31 Juli 2020 mendatang.

"Kami Komisi VIII harapkan perayaaan Salat Idul Adha patuhi protokol kesehatan," kata Yandri dalam jumpa pers di Kantor Kemenag, Jakarta, Selasa (21/7/2020).

 Baca juga: Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1441 H Jumat 31 Juli 2020

Politikus PAN itu menjelaskan, pengetatan standar protokol kesehatan menjadi wajib dilakukan. Mengingat, hingga dewasa ini Pandemi Covid-19 belum berakhir bahkan menunjukan angka penurunan.

"Jaga jarak, cuci tangan, karena pandemi belum berakhir, kurva masih terus naik, jangan anggap enteng, karena pandemi tak pandang bulu, bangsa ini harus hati-hati," tutur Yandri.

 Baca juga: Hilal Awal Dzulhijjah 1441H Terlihat di Indonesia

Disisi lain, Komisi VIII menegaskan mendukung penuh keputusan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama terkait keputusan pelaksanaan Idul Adha 1441 Hijriah.

Kemenag telah menetapkan awal bulan Zulhijjah 1441 Hijriah jatuh pada, Rabu 22 Juli 2020. Kemudian Hari Raya Idul Adha diputuskan pada Jumat 31 Juli 2020. Keputusan itu berdasarkan hasil sidang isbat di Kantor Kemenag RI, Jakarta Pusat.

"Secara mufakat dinyatakan bahwa 1 Zulhijjah 1441 jatuh Rabu 22 Juli 2020 Masehi, dan dinyatakan Idul Adha 10 Zulhijjah Jumat, 31 Juli 2020," tutup Menteri Agama Fachrul Razi.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini