Foto Profil Akun Medsosnya Berubah Jadi Foto Bupati, Pria Ini Lapor Polisi

Chanry Andrew S, iNews · Selasa 21 Juli 2020 12:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 21 337 2249686 foto-profil-akun-medsosnya-berubah-jadi-foto-bupati-pria-ini-lapor-polisi-FAK3HVEHd6.jpg Oktavianus (kaos putih) melapor ke polisi karena foto FB miliknya berubah jadi foto bupati.

RAJA AMPAT - Tak terima akun Facebook (FB) miliknya diretas oleh orang tak dikenal sehingga menimbulkan polemik di masyarakat, seorang pemuda di Raja Ampat, Oktovianus B. A Imbir (34), melapor ke polisi.

Ia mengadukan dugaan kasus peretasan atau pembajak akun FB miliknya ke Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolres Raja Ampat, Sabtu 18 Juli 2020 sekira pukul 19.00 WIT.

Akun Facebook miliknya yang sempat diretas oleh oknum tak bertanggung jawab tersebut yaitu @Otis Imbir. Oktovianus menjelaskan akun Facebook miliknya sudah tiga kali diretas dalam periode 22 Mei hingga 12 Juli 2020.

Baca Juga:  Petaka TikTok Tari India Bareng Wanita di Atas Meja, Kadis Pariwisata Dicopot

Hebohnya, sang peretas akun facebook sengaja mengganti fota profil akun Facebook-nya dengan foto bupati Raja Ampat.

Tak hanya itu, sang peretas juga dinilai mengunggah status bernada provokasi, bahkan akun milik Oktovianus dipakai untuk chatting dengan keluarga korban. Chatting tersebut menggunakan kata-kata yang dinilai tak wajar

Dijelaskan Oktavianus, dari penelusuran rekan-rekannya, pelaku peretas akun Facebook miliknya itu diketahui menggunakan nomor telefon seluler 0823-2267-47xx.

Baca Juga:  Mirip Kasus di Suramadu, Viral Emak-Emak Joget TikTok di Lampu Merah

"Setiap membuat status heacker ini selalu membully, bahkan membuat kata-kata ancaman terhadap pihak keluarga dan teman-teman saya. Akibatnya, timbul kesalahpahaman serta keresahan di keluarga," ucapnya.

”Saya menjadi korban dan merasa dirugikan atas ulah hacker tersebut. Untuk itu saya harus buat pengaduan ke polisi, karena ada oknum-oknum lain menganggap saya yang buat status itu,” tambah Oktavianus.

Oktavianus dalam laporan itu juga mengadukan 4 media online yang melakukan tugas peliputan di Raja Ampat. Ia mengadukan media-media ini karena dinilai memuat berita sepihak tanpa upaya konfirmasi/klarifikasi dirinya.

Didalam berita media online itu, seolah olah Oktavianus memanipulasi akun FB sendiri dan membuat propoganda.

“Inikan tidak benar seolah-olah saya yang buat status-status aneh di akun FB tersebut. Padahal, saya juga korban dari heacker yang buat kegaduhan di akun itu,” tegasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini