Share

Presiden Jokowi Buka Peluang Satgas Covid-19 Tangani TBC

Fahreza Rizky, Okezone · Selasa 21 Juli 2020 11:59 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 21 337 2249643 presiden-jokowi-buka-peluang-satgas-covid-19-tangani-tbc-QP5OsrDzsw.jpg foto: Okezone

JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka peluang kepada Satuan Tugas Penanganan Covid-19 untuk terlibat dalam pengentasan tuberkulosis (TBC). Sehingga, satgas tersebut nantinya tidak hanya menangani virus Corona saja, melainkan juga mengendalikan TBC.

Demikian dikatakan Jokowi dalam rapat terbatas percepatan eliminasi tuberkulosis (TBC) di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (21/7/2020).

(Baca juga: Presiden Jokowi Targetkan Tahun 2030 Indonesia Bebas TBC)

"Kita sudah memiliki model untuk covid yaitu pelacakan secara agresif untuk menemukan di mana mereka, harus dilakukan. Ini mungkin kita nebeng covid ini kita juga lacak yang TBC," ucapnya.

Menurut Jokowi, ada 845 ribu warga Indonesia yang menderita TBC. Namun dari jumlah itu baru sekitar 562 ribu yang ternotifikasi. "Sehingga yang belum terlaporkan masih kurang lebih 33 persen. Ini hati-hati," imbuhnya.

Jokowi menambahkan, layanan diagnostik maupun pengobatan TBC harus terus berlangsung. Dengan begitu para penderitanya dapat diobati hingga sembuh. Tak lupa, ia juga mengingatkan ketersediaan obat-obatannya.

"Kalau perlu memang butuh Perpres atau Permen segera terbitkan sehingga risk kita sejak awal, temukan, obati dan sembuh, itu betul-betul bisa kita laksanakan. Seperti saya kira yang kita kerjakan terhadap covid ini kita copy untuk TBC," tuturnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Lebih lanjut, Jokowi mengucapkan bahwa pengentasan TBC harus dilakukan lintas sektor, termasuk dari sisi infrastruktur. Misalnya saja Mantan Gubernur DKI itu menyoroti tempat tinggal atau rumah yang lembab di permukiman padat penduduk.

"Ini perlu kepadatan lingkungan ini betul-betul sangat berpengaruh terhadap penularan antar individu sehingga ini bukan hanya di Kemenkes, bukan hanya Kemensos, tapi juga Kementerian PUPR juga harus dilibatkan di dalam pengurangan TBC ini," kata Jokowi.

"Saya nggak tahu apakah ini bisa ditumpangkan di Covid, sehingga kendaraannya sama. Kita bisa menyelesaikan dua hal yang penting bagi kesehatan rakyat kita. Kalau itu bisa saya kira akan lebih mempercepat," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini