Share

Presiden Jokowi: Indonesia Peringkat 3 Penderita TBC Terbanyak di Dunia

Fahreza Rizky, Okezone · Selasa 21 Juli 2020 10:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 21 337 2249595 presiden-jokowi-indonesia-peringkat-3-penderita-tbc-terbanyak-di-dunia-9OYQkA7ALV.jpg Ratas Presiden terkait TBC (Foto: Okezone/Fahreza)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas percepatan eliminasi tuberkulosis (TBC) di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (21/7/2020).

Berdasarkan pengamatan Okezone di lokasi, ratas tersebut turut dihadiri Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Kemudian hadir pula Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Lalu, ada Menteri Sosial Juliari P Batubara, serta Kepala Bappenas Suharso Monoarfa.

Jokowi mengingatkan bahwa Indonesia masuk dalam peringkat ketiga penderita TBC tertinggi di dunia, setelah India dan Cina.

"Perlu kembali saya ingatkan bahwa Indonesia masuk ke ranking yang ketiga kasus penderita TB tertinggi di dunia setelah India dan Cina," ujarnya.

Menurut Mantan Gubernur DKI itu, TBC merupakan satu dari 10 penyakit menular yang menyebabkan kematian terbanyak di dunia.

"Lebih besar dibandingkan HIV/AIDS setiap tahunnya," tukas dia.

Berdasarkan data yang dimiliki, pada 2017 saja sudah ada 116 ribu warga Indonesia yang wafat karena TBC. Kemudian di 2018 ada 98 ribu warga yang meninggal karena penyakit menular ini.

Jokowi mengungkapkan bahwa penderita TBC di Indonesia umumnya berasal dari kelompok produktif, yakni usia 15 sampai 55 tahun. "Ini yang harus kita waspadai,"pungkasnya.

(kha)

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini