Pengamat Politik: PAN Lebih Senang di Dalam Pemerintahan

Muhamad Rizky, Okezone · Selasa 21 Juli 2020 08:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 21 337 2249541 pengamat-politik-pan-lebih-senang-di-dalam-pemerintahan-C9Beatjg0q.jpg Pengamat Politik Ujang Komaruddin (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pengamat Politik Universitas Al-Azhar Ujang Komarudin menduga pertemuan sejumlah elite PAN bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan membahas perosalan koalisi. Jika demikian, kata dia, PAN kemungkinan besar akan masuk ke dalam Kabinet Indonesia Maju.

"Bisa bicarakan koalisi. Bisa bicarakan yang lain. Jika bicara koalisi, maka tentu PAN akan masuk pemerintahan," kata Ujang kepada Okezone, Selasa (21/7/2020).

Baca Juga: Pengakuan PAN di Balik Pertemuan dengan Presiden Jokowi

Menurut Ujang, partai berlambang matahari terbit itu memang lebih nyaman berada di dalam pemerintahan. Apalagi , PAN sebelumnya sudah masuk pemerintahan Jokowi pada periode pertama menjabat presiden.

"PAN lebih senang di pemerintahan. Dibandingkan di luar pemerintahan. Secara historis juga PAN pernah ada di pemerintah Jokowi jilid pertama," ungkapnya.

"Dan peluang PAN masuk koalisi Jokowi sangat besar dan terbuka. Karena saat ini Amien Rais yang dianggap PAN tak gabung dengan Jokowi sudah tak jadi pengurus PAN lagi," tambahnya.

Adapun untuk peluang mendapatkan jata menteri kata Ujang, hal tersebut bisa saja terjadi ketika nantinya terjadi reshuffle kabinet.

"Jika ada reshuffle, PAN akan mendapatkan jatah satu menteri. Soal posisi menteri (apa) itu urusan Jokowi. PAN akan terima menteri apa saja. Karena masuk koalisi di tengah jalan," tandasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini