Diam-Diam Pengurus PAN Temui Presiden Jokowi di Istana, Bahas Apa?

Fahreza Rizky, Okezone · Senin 20 Juli 2020 18:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 20 337 2249364 diam-diam-pengurus-pan-temui-presiden-jokowi-di-istana-bahas-apa-5RgZjUGxY6.jpg Sekjen PAN Eddy Soeparno. (Foto : Sindonews)

JAKARTA --- Jajaran pengurus Partai Amanat Nasional (PAN) menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/7/2020). Pertemuan tersebut tidak masuk ke dalam agenda resmi Kepala Negara.

Berdasarkan informasi, jajaran pengurus PAN dipimpin Ketua Umum Zulkifli Hasan, Sekjen Eddy Soeparno, dan lain-lain. Pertemuan tersebut berlangsung tanpa diketahui awak media.

Saat dikonfirmasi, Sekjen PAN Eddy Soeparno membenarkan pertemuan tersebut. Ia menyebut agenda ini bagian dari silaturahmi dengan Presiden Jokowi.

"Intinya kita silaturahmi ke Presiden. Pengurus DPP PAN periode 2020-2025," ucap Eddy saat dihubungi.

Sementara itu, Juru Bicara PAN, Viva Yoga Mauladi mengatakan pertemuan ini merupakan silaturahmi usai kongres PAN pada Februari 2020.

"Silaturahmi menyambung rasa kekeluargaan setelah pelaksanaan kongres ke 5 PAN di Kendari, Februari 2020. Setelah kongres, saat itu sudah ada kesediaan waktu Pak Presiden Jokowi untuk berkenan hadir di saat pelantikan pengurus baru DPP PAN 2020-2025," ujar Yoga.

"Tetapi karena pandemi Covid 19, pelantikan dalam pertemuan fisik secara masif tidak memungkinkan. Lalu diganti dengan pelantikan sederhana sesuai prosedur kesehatan pencegahan pandemi Covid-19," katanya.

Yoga menambahkan, pertemuan tadi juga sekaligus membicarakan bagaimana meningkatkan pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi Covid-19, solusi kebijakan agar fondasi perekonomian nasional dan UMKM tetap bergerak dan beraktivitas.


Baca Juga : Fahri Hamzah dan Anis Matta Sambangi Istana, Ada Apa?

"PAN akan terus bersama pemerintah dalam menggerakkan pembangunan nasional dalam rangka untuk mencapai cita-cita nasional sesuai termaktub dalam Pembukaan UUD 1945, menciptakan masyarakat adil makmur, memakmurkan masyarakat Indonesia, dan membangun peradaban Indonesia," tuturnya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini