Suap Ketok Palu, KPK Perpanjang Penahanan Anggota DPRD Jambi

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Senin 20 Juli 2020 10:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 20 337 2248995 suap-ketok-palu-kpk-perpanjang-penahanan-anggota-dprd-jambi-eqtR6tCKq9.jpg ilustrasi: okezone

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan tiga orang tersangka terkait kasus suap ketuk palu RAPBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2017-2018. Ketiganya merupakan anggota DPRD Provinsi Jambi yakni, anggota DPRD Tadjudin Hasan (TH), anggota DPRD Parlagutan Nasution (PN) dan anggota DPRD Cekman (CM).

Plt Juru bicara KPK Ali Fikri mengatakan, ketiga tersangka diperpanjang penahanannya selama 40 hari kedepan.

(Baca juga: KPK Tahan Mantan Ketua DPRD Jambi Terkait Suap Ketok Palu)

"Penyidik KPK melakukan perpanjangan penahanan selama 40 hari untuk tersangka PN, tersangka TH dan tersangka CM terhitung mulai tanggal 20 Juli 2020 sampai dengan 28 Agustus 2020," ujar Plt Juru bicara KPK Ali Fikri, Senin (20/7/2020).

Dijelaskan Ali, ketiganya masih akan ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Klas I Jakarta Timur pada Pomdam Jaya Guntur.

"Perpanjangan penahanan dilakukan karena penyidik KPK masih memerlukan waktu lagi dalam penyelesaian pemberkasan perkara tersebut," tutup Ali.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan belasan anggota DPRD Jambi dan satu pihak swasta sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan suap ketok palu ‎pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018 yang menyeret mantan Gubernur Jambi, Zumi Zola Zulklifli.

Sedangkan tersangka baru tersebut adalah Ketua DPRD Jambi, Cornelis Buston; Wakil Ketua DPRD Jambi, AR Syahbandar dan Chumaidi Ziadi; Ketua Fraksi Golkar, Sufardi Nurzain; Ketua Fraksi Restorasi, Nurani Cekman; serta Ketua Fraksi PKB, Tadjudin Hasan.

Selanjutnya, Ketua Fraksi PPP, Parlagutan Nasution; Ketua Fraksi Gerindra, Muhamadiyah; pimpinan Komisi III, Zainal Abidin; Anggota DPRD, Elhelwi; Gusrizal, Effendi Hatta, dan pihak swasta Joe Fandy Yoesman alias Asiang.

Diduga, para legislator Jambi tersebut mempunyai peran masing-masing untuk memuluskan ketok palu ‎pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018. Perannya tersebut meliputi meminta uang, menagih kesiapan uang, melakukan pertemuan, hingga meminta uang ketok palu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini