18 Lembaga Negara yang Dibubarkan Akan Digabung ke Kementerian

Fahreza Rizky, Okezone · Jum'at 17 Juli 2020 10:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 17 337 2247770 jokowi-masih-godok-18-lembaga-negara-yang-akan-dibubarkan-LIoEWnI8SC.jpg Foto: Biro Setpres

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan membubarkan 18 lembaga nonstruktural untuk menghemat anggaran di tengah pandemi virus Corona (Covid-19). Kendati demikian, Jokowi belum akan mempublikasikan lembaga mana saja yang dibubarkan.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Donny Gahral Adian menjelaskan, lembaga yang dibubarkan tersebut bisa dintegrasikan ke sejumlah kementerian yang sudah ada.

(Baca juga: Arahan di Tengah Pandemi Covid-19, Jokowi Sebut Reshuffle hingga Bubarkan Lembaga Negara)

"Iya saya kira kajiannya soal lembaga-lembaga fungsinya bisa diintegrasikan ke kementerian yang sudah ada. kedua, lembaga-lembaga yang pembentukannya melalui perpres,"kata Donny, Jumat (17/7/2020).

Namun, lembaga apa saja yang akan dibubarkan dan digabungkan ke kementerian apa saja, dia belum bisa menyampaikan karena masih dalam kajian yang mendalam.

Menurut Donny, pembubaran 18 lembaga nonstruktural dan mengintegrasikannya ke kementerian ditujukan untuk penyederhanaan birokrasi, khususnya di tengah pandemi corona.

"Tentu kita harus bersabar karena ini semuanya ditujukan untuk perampingan birokrasi supaya bisa lebih lincah terutama di saat pandemi ini," tutup mantan Gubernur DKI tersebut.

Sebagaimana diketahui, sebanyak 18 lembaga negara non struktural bakal dibubarkan Presiden Joko Widodo. Bahkan, hal tersebut akan direalisasikan dalam waktu dekat ini.

Penghematan anggaran jadi alasan Jokowi dalam mengambil keputusan tersebut. Dengan perampingan lembaga, maka anggaran tersebut bisa dikembalikan ke lembaga struktural yang ada.

“Semakin ramping organisasi, ya cost-nya kan semakin bisa kita kembalikan. Kalau bisa kembalikan ke menteri, kementerian, ke dirjen, direktorat, direktur, kenapa kita harus pakai badan-badan itu lagi, ke komisi-komis itu lagi,” ujar Jokowi, beberapa waktu lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini