Lantik Perwira Prajurit Karier, Panglima TNI Ingatkan Ancaman Kelompok Radikal

Riezky Maulana, iNews · Kamis 16 Juli 2020 16:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 16 337 2247472 lantik-perwira-prajurit-karier-panglima-tni-ingatkan-ancaman-kelompok-radikal-Icqezm1AB5.jpg Foto: iNews

JAKARTA - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto melantik dan mengambil sumpah jabatan 208 Perwira Prajurit Karier (Pa PK) TNI Tahun Ajaran 2020. Panglima TNI bertindak langsung sebagai inpektur upacara di Markas Besar (Mabes) TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.

Pelantikan berlangsung dengan dua cara yakni secara langsung dan dalam jaringan (Daring). Terdapat delapan perwira mengikuti upacara pelantikan secara langsung, sedangkan sisanya mengikuti upacara pelabtikan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.

Dalam amanatnya, Panglima mengingatkan agar para perwira yang baru saja dilantik agar menjadi prajurit adaptasif dengan kondisi terkini, yang mana itu adalah revolusi industri 4.0. Ditambah, kata Hadi, saat ini dunia sedang dilanda pandemi Covid-19.

"Revoluasi industri 4.0 membawa distrupsi dan saat ini pandemi Covid-19 semakin mempercepat distrupsi tersebut. Diperlukan personel dan organisasi TNI yang adaptif serta mampu menjawab tantangan dan ancaman yang juga berubah begitu cepat," kata Hadi, Kamis (16/7/2020).

Sedianya kata Hadi, para prajurit selain waspada akan Covid-19, tetapi juga harus peka terhadap spektrum ancaman lain. Salah satu ancamannya, sebut Hadi adalah ancaman ideologi yang berupaya disebarluaskan oleh kelompok-kelompok radikal melalui media sosial (medsos) maupun teknologi informasi lainnya.

"Kelompok radikal, menggunakan internet dan medsos untuk mencari simpati dan merekrut pendukung. Masih adanya serangan teror oleh kelompok radikal maupun teroris," katanya.

Di dalam medsos, kata Hadi, kelompok radikal berupaya menyebar konpirasi yang akan memengaruhi pola berpikir masyarakat bahwa penanganan Covid-19 yang dilakukan oleh pemerintah hanya menguntungkan satu pihak saja. Ditambah, banyaknya kabar yang menyebut bahwa Covid-19 hanya konspirasi semata.

"Dalam masa pandemi, kelompok yang tidak bertanggungjawab membangun narasi bahwa rapid test, swab test, serta penanganan pasien hanya merugikan masyarakat dan menguntungkan rumah sakit. Demikian pula dengan keenganan sebagian masyarakat untuk mengenakan masker karena covid-19 dianggap hanya konspirasi," tandasnya.

Sekadar diketahui, Perwira Prajurit Karier TNI merupakan Perwira yang bersumber dari Sarjana dan Diploma yang direkrut untuk menjadi prajurit TNI.

Sebanyak 208 Pa PK TNI yang diambil sumpahnya tersebut terdiri dari TNI AD 115 personel (89 pria dan 26 wanita), TNI AL 40 personel (30 pria dan 10 wanita) dan TNI AU 53 personel (52 pria dan 1 wanita).

Pada Upacara Prasetia Perwira Tahun Ajaran 2020 ini, lulusan terbaik terdiri dari tiga orang dari masing-masing matra. Untuk dapat menjadi lulusan terbaik haruslah memenuhi tiga aspek, yaitu akademis. jasmani dan kepribadian (mental).

Berikut tiga nama lulusan terbaik:

1. Letda Czi Eahyu Einanto (TNI AD)

2. Letda Laut (KH) Muhammad Faugi B (TNI AL)

3. Letda (Tek) Dani Febrianto (TNI AU)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini