Soal Pembubaran 18 Lembaga Negara, Ini Komentar KSP

Fahreza Rizky, Okezone · Kamis 16 Juli 2020 15:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 16 337 2247401 soal-pembubaran-18-lembaga-negara-ini-komentar-ksp-2uEauKQS2q.jpg Tenaga Ahli Utama KSP, Donny Gahral Adian (foto: Okezone.com)

JAKARTA - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Donny Gahral Adian mengatakan saat ini wacana pembubaran 18 lembaga non struktural masih terus dikaji oleh pemerintah. Mekanisme pembubaran lembaga tersebut dilakukan melalui penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) yang baru.

"Pasti ada pencabutan Perpres yang sudah ada, dan melalui Perpres baru," ucap Donny saat dihubungi di Jakarta, Kamis (16/7/2020).

 Baca juga: Tjahjo Kumolo Pastikan Perampingan Lembaga Tak Asal-asalan 

Donny menuturkan, lembaga yang akan dibubarkan oleh Presiden Jokowi adalah yang dibentuk melalui Perpres. Menurut dia pembubaran lembaga tersebut untuk merampingkan birokrasi khususnya di masa pandemi corona ini.

"Iya saya kira kajiannya soal lembaga-lembaga fungsinya bisa diintegrasikan ke kementerian yang sudah ada. Kedua, lembaga-lembaga yang pembentukannya melalui Perpres. lembaga apa saja, kita belum bisa menyampaikan karena masih dalam kajian," ucapnya.

 Baca juga: Pembubaran Lembaga Negara, Tjahjo Tegaskan Tidak Ada Pemecatan ASN

"Tentu kita harus bersabar, karena ini semuanya ditujukan untuk perampingan birokrasi supaya bisa lebih lincah terutama di saat pandemi ini," sambung Donny.

Sebagaimana diketahui, sebanyak 18 lembaga negara non struktural bakal dibubarkan Presiden Joko Widodo. Bahkan, hal tersebut akan direalisasikan dalam waktu dekat ini.

Penghematan anggaran jadi alasan Jokowi dalam mengambil keputusan tersebut. Dengan perampingan lembaga, maka anggaran tersebut bisa dikembalikan ke lembaga struktural yang ada.

“Semakin ramping organisasi, ya cost-nya kan semakin bisa kita kembalikan. Kalau bisa kembalikan ke menteri, kementerian, ke dirjen, direktorat, direktur, kenapa kita harus pakai badan-badan itu lagi, ke komisi-komis itu lagi,” ujar Jokowi, beberapa waktu lalu.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini