Bareskrim Tangkap Tersangka Penyelundupan 73 Ribu Benih Lobster

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 15 Juli 2020 09:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 15 337 2246567 bareskrim-tangkap-tersangka-penyelundupan-73-ribu-benih-lobster-4AJIQFhpYH.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dit Tipidter) Bareskrim Polri menangkap tersangka penyelundupan benih lobster bernama Kusmianto alias Lim Swie King alias Aan. Aparat menyita 73.200 benih lobster sebagai barang bukti.

Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Syahar Diantono mengatakan, dalam penangkapan pada Juni 2020 itu, setelah dilakukan pemeriksaan dan koordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU), berkas kasus ini dinyatakan lengkap atau P21.

“Tersangka dan barang bukti sudah dikirim ke jaksa penuntut umum oleh penyidik,” kata Syahar dalam keterangannya, Rabu (15/7/2020).

Baca Juga: Ketika Susi Dapat WA Tarif Penyelundupan Benih Lobster 

Syahar pun menuturkan, dalam perkara ini pelaku diduga melanggar Pasal 92 dan atau Pasal 88 Juncto Pasal 16 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan.

Ilustrasi benih lobster Foto: Instagram Susi Pudjiastuti 

Syahar menjelaskan sebenarnya pelaku memang punya izin untuk melakukan pengiriman terhadap benih lobster. Namun, yang menjadi masalah adalah benih lobster yang didapatkannya tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan 12/PERMEN-KP/2020 tentang pengelolaan lobster, kepiting, dan rajungan.

“Meski pelaku memiliki izin, namun objek tangkapannya tidak memenuhi syarat yang dimaksud dalam peraturan menteri dan melanggar ketentuan undang-undang,” tutur Syahar.

Baca Juga: Polisi Gagalkan Penyelundupan 600 Kg Lobster 

Jenderal bintang satu ini menambahkan, selain menangkap dan mengusut pelaku, Bareskrim juga bekerja sama dengan pihak terkait untuk melepas kembali benih lobster ini ke laut.

Dari total 73.200 benih, sebanyak 44 ribu dilepas di Laut Carita, Banten. “Kemudian, 30 ribu benih untuk riset Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan 200 untuk barang bukti di pengadilan,” tutup Syahar.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini