PGRI Ingatkan agar Orangtua Pantau Anak Selama Belajar dari Rumah

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Selasa 14 Juli 2020 08:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 14 337 2245930 pgri-ingatkan-agar-orangtua-pantau-anak-selama-belajar-dari-rumah-drTtSHzSNP.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

JAKARTA - Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Unifah Rosyidi mengingatkan agar orangtua selalu memantau anak-anaknya selama proses kegiatan belajar dari rumah (BDR) di tengah pandemi Covid-19.

Tahun ajaran baru 2020-20201 telah berlangsung sejak Senin 13 Juli 2020. Namun, Unifah melihat masih banyak pelajar yang justru keluar rumah hingga ke keramaian saat berlangsungnya BDR.

"Jaga dan lindungi anak-anak kita, pendidik dan tenaga pendidik. Yang jadi prihatin, ada gejala, anak-anak yang BDR, ternyata keluar rumah, ke keramaian, ketemu teman dan main. Banyak faktornya. PR bagi kita semua karena tujuan BDR untuk melindungi mereka," kata Hanifah melalui akun twitter pribadinya, Selasa (14/7/2020).

 sekolah

Sementara itu, Ketua Departemen Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Catur Nurrochman Oktavian menambahkan, peran orangtua sangat penting dalam mendampingi BDR agar anak-anak tidak keluyuran main di luar atau ke mal.

"Penting kerjasama orangtua agar mengingatkan dan pengawasan belajar di rumah selama belajar daring karena pandemi," kata dia saat dikonfirmasi Okezone.

Ia menambahkan, bahwa dalam pembelajaran daring perlu kesiapan infrastruktur dan pembekalan SOP mulai pada kepala sekolah, hingga tenaga pengajar agar dapat melaksanakan pembelajaran daring dengan baik.

"Perlu simulasi pelaksanaan protokol kesehatan yang baik apabila luring sudah boleh dijalankan. Memastikan agar di satuan pendidikan, kesehatan dan keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik menjadi prioritas utama," terang Catur.

Catur menilai, semua persyaratan harus terpenuhi jika ingin melakukan kegiatan belajar dengan tatap muka sesuai protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

"Tentunya setelah mendapat persetujuan dari gugus tugas dan pemda serta orangtua murid," tutur Catur.

(wal)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini