Bareskrim Tangkap Mandor Kapal Ikan China Penganiaya ABK WNI hingga Tewas

Puteranegara Batubara, Okezone · Sabtu 11 Juli 2020 17:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 11 337 2244887 bareskrim-tangkap-mandor-kapal-ikan-china-penganiaya-abk-wni-hingga-tewas-0L11lk1png.jpg Satgas TPPO Bareskrim Polri tangkap mandor kapal ikan China, Song Chuanyun, atas kasus penganiayaan yang menyebabkan ABK WNI di kapal tersebut meninggal. (Foto : Bareskrim Polri)

JAKARTA – Tim Gabungan Satgas TPPO Bareskrim Polri dan Polda Kepulauan Riau menangkap pelaku penganiayaan terhadap Hasan Apriyadi, anak buah kapal (ABK) Kapal Ikan Asing China Lu Huang Yuan Yu 118 yakni Song Chuanyun (50). Pelaku sebagai Supervisor Kapal Lu Huang Yuan Yu 118.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Ferdy Sambo mengatakan pelaku ditangkap di atas Kapal Lu Huang Yuan Yu 118 yang berlabuh di Dermaga Lanal Batam pada Jumat, 10 Juli 2020. Menurut dia, tindak pidana penganiayaan terjadi antara Januari sampai Juli 2020 di kapal tersebut.

“Tersangka dan barang bukti telah diamankan di Ditreskrimum Polda Kepri untuk penyidikan lebih lanjut,” kata Ferdy pada Sabtu, 11 Juli 2020.

Menurutnya, barang bukti yang disita berupa satu pasang sepatu safety merk QA SHOES warna hitam dengan bercak cat, satu kunci pas nomor 24 merk Jiang Hua, satu tongkat kayu, satu bandul pancing yang terbuat dari besi.

“Atas perbuatannya, pelaku dijerat UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan rumusan Pasal 351 ayat 3 subsider ayat 2, lebih subsider ayat 1 KUHP,” ujarnya.

Ferdy menjelaskan kronologi pengungkapan kasus penemuan jenazah Hasan dan dievakuasi dari Kapal Ikan Asing China Lu Huang Yuan Yu 118. Awalnya, penyidik memeriksa secara intensif kepada 12 orang korban WNI ABK Kapal Ikan Asing China Lu Huang Yuan Yu 117.

Kemudian, kata Ferdy, penyidik gabungan melalukan pemeriksaan terhadap jasad korban dilanjutkan olah TKP terjadinya dugaan penganiayaan kepada Hasan di Kapal Ikan Asing China Lu Huang Yuan Yu 118 pada Kamis malam, 9 Juli 2020.

Satgas TPPO Bareskrim Polri menangkap mandor kapal ikan China, Song Chuanyun, atas kasus penganiayaan yang menyebabkan ABK WNI di kapal itu meninggal. (Foto: Bareskrim Polri).

“Hasil olah TKP di Kapal Ikan Asing China Lu Huang Yuan Yu 118 dan interogasi 4 orang ABK, yakni Deni Maulana, Rahmad Abidin, Durahim, dan Agus bahwa terjadi penganiayaan terhadap korban di haluan kapal dan robot pancing saat melakukan pekerjaan,” katanya.


Baca Juga : ABK WNI Tewas Diduga Disiksa di Kapal China, Jasadnya Disimpan di Freezer

Sementara itu, Ferdy mengatakan pemeriksaan jasad korban bahwa hasil swab PCR terkait Covid-19 dinyatakan negatif. Kemudian bibir bagian dalam ada memar, punggung luka memar, dada memar, depan telinga kiri ada bekas luka, kelopak mata kanan ada bekas luka, pipi kanan bekas luka serta tidak tampak dan tidak teraba patah tulang.

“Pada pemeriksaan jenazah laki-laki ini ditemukan memar-memar pada bibir, dada dan punggung akibat kekerasan tumpul. Dimana yang melakukan pemukulan tehadap korban adalah mandor pada kapal bernama Mr. Song dengan kaki dan tangan,” tuturnya.

Baca Juga : Polisi Tetapkan Mandor sebagai Tersangka Tewasnya ABK WNI di Kapal China

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini