Mensos Siap Rehabilitasi Ratusan Anak Korban Eksploitasi WN Prancis

Muhamad Rizky, Okezone · Kamis 09 Juli 2020 19:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 09 337 2243907 mensos-siap-rehabilitasi-ratusan-anak-korban-eksploitasi-wn-francis-eOxBGhRx1I.jpeg Mensos Juliari P Batubara (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara menyatakan kesiapannya untuk melakukan pemulihan dan rehabilitasi terhadap ratusan anak di bawah umur yang menjadi korban eksploitasi oleh warga negara Prancis FAC alias Frans (65).

Menurut Juliari, pihaknya akan segera menyiapkan sejumlah lokasi di Jakarta untuk ratusan anak tersebut jika nantinya dibutuhkan.

"Kami siap untuk menampung korban apabila diperlukan untuk direhabilitasi. Tentunya apabila diberi mandat untuk melakukan rehabilitasi kami siap selama proses hukum berlangsung dan proses pemulihan," kata Juliari saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Kamis (9/7/2020).

Baca Juga: Polisi Bongkar Kasus Eksploitasi 305 Anak di Bawah Umur 

Juliari mengaku bangga, namun juga prihatin atas terungkapnya kasus eksploitasi kepada anak-anak yang terus berulang tersebut. Karena itu, kata dia, ke depan diperlukan bantuan semua pihak guna mencegah terjadinya kasus eksploitasi terhadap anak.

"Paling mudah adalah sistem early warning sistemnya harus lebih baik. Saya kira Polda Metro sudah baik sekali bisa mengungkap kasus ini," ungkapnya.

Juliari berharap kasus ini nantinya bisa diproses sesuai hukum dan pelaku mendapat hukuman yang sesuai. "Kami berharap proses hukum berjalan dan dapat hukuman setimpal," tandasnya.

Diketahui sebelumnya, Polda Metro Jaya membongkar kasus eksploitasi secara ekonomi dan atau seksual terhadap 305 orang anak di bawah umur yang dilakukan Warga Negara Francis di beberapa hotel di Jakarta.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sujana mengungkapkan, kasus ini terungkap setelah petugas mendapat informasi adanya kasus eksploitasi anak di sebuah hotel di Jakarta Barat. Setelah dilakukan penyelidikan polisi menangkap seorang pelaku berinisial FAC (65) alias Frans.

Baca Juga: Antisipasi Narkoba, Polda Metro Akan Tes Urine Anggotanya Sebulan Sekali 

Dari hasil pemeriksaan polisi, kata Nana, terungkap bahwa pelaku sudah melakukan eksploitasi terhadap ratusan anak di bawah umur. Hal itu terlihat dalam video rekaman dalam laptop pelaku. "305 orang anak di bawah umur ini berdasarkan data video yang ada di laptop dalam bentuk film. Jadi, seluruh data yang ada pelaku videokan. Ada video yang tersembunyi dikamar ketika melakukan actionnya," ungkap Nana. (Ari)

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini